10 Perilaku Istri yang Mempermudah Rezeki Suami

loading...
10 Perilaku Istri yang Mempermudah Rezeki Suami
Seorang istri, mampu menjadi inspirasi yang mampu menghantarkan sang suami ke jenjang kesuksesan yang sepintas mustahil dijangkaunya. Ssalah satunya bisa memudahkan datangnya rezeki bagi sang suami. Foto ilustrasi/ist
Seorang istri , mampu menjadi inspirasi yang mampu menghantarkan sang suami ke jenjang kesuksesan yang sepintas mustahil dijangkaunya. Perilaku dan energinya luar biasa, salah satunya bisa memudahkan datangnya rezeki bagi sang suami.

Dinukil dari kitab 'Shifat Az-Zauj Ash-Salih wa Az-Zauzah Ash-Shalihah' yang ditulis Syaikh Muhammad MUtawalli Asy-Sya'rawi, dijelaskan bahwa salah satu sumber kebahagian adalah memiliki pasangan hidup yang shaleh. Dengan keshalehannya, Allah Ta'ala berkenan memberikan sentuhan-sentuhan keberkahan yang jauh melampaui dugaan kita.

Baca juga: Perintah Rasulullah SAW untuk Para Suami : Berakhlak Baik dan Berlemah Lembutlah kepada Istri

Seperti rezeki yang penuh manfaat, lahirnya buah hati yang cerdas, keluarga selalu harmonis, nikmat selalu terasa cukup bahkan berkelebihan adalah sedikit dari berkah-berkah kesalehan pasangan tersebut.

Perilaku dan keshalehan istri seperti apa yang dapat mendatangkan berkah Allah Ta'ala tersebut? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa sifat istri yang dapat mendatangkan rezeki bagi suami. Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa sifat istri ini ‘membantu’ mendatangkan rezeki bagi suaminya.

1. Pandai bersyukur

Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk rezeki.
Allah Ta'ala berfirman:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ


“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).

2. Tawakal kepada Allah

Jika seorang istri bertawakal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut. Bisa jadi Allah Ta'ala akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.

Seperti firman Allah Ta'ala :

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا


“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq: 3).

3. Baik agamanya

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjelaskan bahwa wanita dinikahi karena empat perkara . Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya. “Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Beruntung itu beruntung di dunia dan di akhirat. Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapatkan rezeki yang halal.

4. Banyak beristighfar

Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki. Hal itu bisa dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 hingga 12. Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu”(QS. Nuh : 10-12).
halaman ke-1
preload video