Kisah 300 Orang Prajurit Islam Menyantap Ikan Raksasa

Jum'at, 23 September 2022 - 14:07 WIB
loading...
Kisah 300 Orang Prajurit...
Bangka ikan adalah halal. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Kisah 300 orang pasukan muslim menyantap bangkai ikan raksasa ini disampaikan Imam Bukhari dalam Shahihnya, juga Shahih Muslim dan lainnya dari Abu Abdillah Jabir bin Abdillah ra.

Suatu ketika, Rasulullah SAW mengutus pasukan perang untuk mengintai kafilah dagang kafir Quraisy dan untuk mendatangi suku Juhainah. Pasukan perang yang berjumlah 300 orang itu dipimpin oleh Abu Ubaidah bin Jarrah ra . Rasulullah hanya memberi bekal satu kantong kurma kepada mereka, karena memang tidak ada bekal lain.

Baca juga: Mutiara Wasiat Abu Ubaidah Jelang Kematiannya karena Wabah Tha'un

Abu Ubaidah sebagai pimpinan pasukan membagikan sebagian kurma itu kepada para prajuritnya. Ketika bekal kurma tinggal sedikit, Abu Ubaidah mengumpulkan sisa kurma dari prajuritnya dan beliau membagikan kembali sehingga masing-masing orang hanya mendapat satu biji kurma untuk satu hari. Kurma itu tidak langsung dimakan tapi hanya dihisap seperti bayi menyusu agar tidak cepat habis. Mereka melakukan yang demikian untuk mengurangi rasa lapar yang melilit mereka.

Sampai bekal kurma habis, akhirnya mereka memetik dedaunan yang dijumpai di perjalanan. Mereka menumbuk daun-daun tersebut dan mencampurkannya dengan air, setelah itu mereka memakan dedaunan tersebut.

Pasukan perang itu terus berjalan, hingga sampai ke suatu pantai di laut Merah dari arah Yanbu berjarak sekitar 180 km dari Madinah. Di sana mereka melihat sesuatu yang menyerupai sebuah bukit. Maka mereka pun berjalan mendekatinya. Ternyata, gundukan itu adalah bangkai seekor ikan yang sangat besar.

Abu Ubaidah pada awal mulanya melarang pasukan untuk memakan ikan tersebut karena dikiranya sebagai bangkai yang diharamkan karena bukan ikan hasil tangkapan. Lalu beliau berijtihad bahwa ikan tersebut boleh dimakan dikarenakan kondisi darurat dan ikan tersebut merupakan pertolongan Allah kepada hamba-hamba Nya yang sedang berjuang di jalan Nya.

Akhirnya, pasukan perang ini bertahan dan tinggal di tempat itu selama delapan belas hari.

Selama di tempat ini, makanan mereka adalah ikan besar itu. Hingga mereka menjadi gemuk, dan mereka tidak lagi kekurangan makanan. Ikan itu besar sekali. Cukup untuk dimakan pasukan perang yang berjumlah 300 orang selama sebulan.

Mereka menciduk minyak lemak dengan tempayan dari lubang matanya, dan mereka memotong daging ikan tersebut seperti memotong-motong daging sapi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Fenomena Tornado Api...
Fenomena Tornado Api di Balik Kebakaran Hebat Kanada Terkuak
Lukisan Rembrandt yang...
Lukisan Rembrandt yang Hilang Selama 65 Tahun Tiba-tiba Muncul Kembali
Rahasia Tokoh Kontroversial,...
Rahasia Tokoh Kontroversial, Saddam Novelis, Fidel Castro Bandar Narkoba?
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved