Perbedaan Habib dan Sayyid Berikut Asal Usulnya

Senin, 26 September 2022 - 23:30 WIB
loading...
A A A
Isu tersebut membuat pemerintah yang berkuasa saat itu cemas sehingga banyak keturunan Nabi yang diburu dan bahkan dibunuh. Akhirnya Ahmad bin Isa dan keluarganya memutuskan untuk berhijrah.

Versi lain menyebutkan bahwa Ahmad bin Isa adalah seorang yang alim dan wara. Di Irak beliau disegani dan mempunyai kedudukan terpandang. Mereka hijrah ke Hadhramaut bukan karena dimusuhi atau dikejar-kejar penguasa, melainkan karena lebih mementingkan keselamatan akidah keluarga dan pengikutnya.

Mereka hijrah dari Basrah ke Hadhramaut untuk meneladani kakek buyutnya, yaitu Nabi Muhammad SAW yang hijrah dari Mekkah ke Madinah. Ahmad bin Isa wafat di Husaisah, salah satu desa di Hadhramaut, Yaman pada Tahun 345 Hijriah. Beliau mempunyai dua putera yaitu Ubaidillah dan Muhammad.

Ubaidillah hijrah bersama ayahnya ke Hadhramaut dan memiliki tiga putera yaitu Alwi (Alawi), Jadid, dan Ismail. Pada akhir abad ke-6 H, keturunan Ismail dan Jadid tidak mempunyai kelanjutan, sedangkan keturunan Alwi tetap berlanjut. Keturunan dari Alwi inilah yang kemudian dikenal dengan kaum Alawiyin. Maka secara khusus, istilah Habib mengacu kepada keturunan Alwi bin Ubaidillah (wafat awal abad ke-5 H).

Dari keturunan Alwi bin Ubaidillah lahirlah Al-Faqih Muqoddam pada Tahun 574 H (1176 M) di Hadhramaut. Beliau dikenal sebagai leluhur Alawiyyin dan juga pendiri Tarekat Alawiyyin. Nasab Al-Faqih Muqaddam Muhammad bersambung ke Alwi bin Ubaidillah bin Imam Ahmad bin Isa Al-Muhajir hingga ke Nabi Muhammad SAW dari jalur Sayyidina Husein.

Seiring waktu, anak keturunan mereka hijrah ke Indonesia pada Abad ke-13. Mereka yang bergelar Habib ini dapat dikenali dari marganya seperti Al-Attas, Al-Haddad, Assegaf, Al-Habsyi, Alaydrus, Al-Jufri, Syihab, Syahab dan masih banyak lainnya.

Informasi dari Rabithah Alawiyah, dari 100 lebih kabilah Alawiyin, kini hanya 68 marga keturunan Nabi yang tersisa. Mereka tersebar di berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Jabodetabek, Jawa Timur, Palembang, Kalimantan dan daerah lainnya.

Baca Juga: Apakah Syarifah Boleh Menikah dengan Laki-Laki Non Sayyid?

Berikut video ceramah Buya Yahya tentang perbedaan Habib, Syarif, Sayyid dan Gelar Imam Besar diunggah Channel Buya Yahya di kanal YouTube 17 November 2020:
(rhs)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4504 seconds (11.97#12.26)