Kisah Abdullah bin Mubarak di Medan Perang, Satu Persatu Pasukan Romawi Tumbang

Selasa, 11 Oktober 2022 - 21:44 WIB
loading...
Kisah Abdullah bin Mubarak...
Abdullah bin Mubarak ketika di medan perang sangat ditakuti musuh. Tak satu pun pasukan Romawi dapat mengalahkannya ketika duel satu lawan satu. Foto/ilustrasi
A A A
Imam Abdullah bin Mubarak rahimahullah (118 -181 H) ternyata tak cuma terkenal sebagai ulama zuhud yang sangat dermawan. Beliau juga seorang jagoan Mujahidin pada masanya.

Berikut kisahnya di medan perang diceritakan oleh Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq, Dai yang juga Pimpinan Ma'had Subulana Bontang Kalimantan Timur.

Diriwayatkan bahwa Imam Abdullah bin Mubarak berhaji setahun, lalu tahun berikutnya beliau berjihad. Abdah bin Sulaiman berkata:

كنا سرية مع ابن المبارك في بلاد الروم، فصادفنا العدو، فلما التقى الصفان، خرج رجل من العدو، فدعا إلى البراز، فخرج إليه رجل، فقتله، ثم آخر، فقتله ثم آخر فقتله ثم دعا إلى البزاز

"Kami pernah bergabung dalam sebuah rombongan pasukan bersama Abdullah bin Mubarak ke negeri Romawi. Saat kami telah berhadapan dengan musuh, keluarlah seorang lelaki dari pihak Romawi menantang duel atau perang tanding satu lawan satu.

Maka majulah seorang lelaki dari pasukan kami lalu menerjangnya, namun dalam sekejap si jagoan musuh itu membunuhnya.

Lalu bangkitlah prajurit muslim berikutnya namun ia pun terbunuh dan disusul oleh prajurit berikutnya namun ia juga terbunuh. Dan jagoan Romawi itu terus menantang kaum muslimin untuk meladeninya berduel."

فخرج إليه رجل، فطارده ساعة، فطعنه، فقتله،

"Tiba-tiba majulah seorang laki-laki menerima tantangan duel tersebut. Ia menghambur dengan cepat dan hanya dalam beberapa gebrakan ia berhasil menebaskan pedangnya yang menyebabkan prajurit Romawi tersebut terbunuh."

فازدحم إليه الناس، فنظرت، فإذا هو عبد الله بن المبارك، وإذا هو يكتم وجهه بكمه، فأخذت بطرف كمه، فمددته، فإذا هو هو،

"Serentak orang-orang pun berdesak-desakan mengelilinginya dan aku termasuk di antara mereka. Namun anehnya laki-laki itu segera menutup wajah dengan lengan bajunya, maka kupegang dan kutarik ujung lengan bajunya tersebut.

Ternyata dia adalah Abdullah bin Mubarak.

فقال: وأنت يا أبا عمرو ممن يشنع علينا !

Dia pun berkata kepadaku: 'Sungguh engkau wahai Abu Amr (‘Abdah bin Sulaiman), telah berbuat sangat buruk terhadap diriku!"

Selanjutnya dalam Jihadnya yang lain Abdullah bin Sinan menceritakan, "Aku pernah bersama Abdullah bin Al-Mubarak dan Mu'tamar bin Sulaiman di wilayah Tarsus (di Turki sekarang). Orang-orang berteriak, "ada musuh, ada musuh".

Ibnul Mubarak dan orang-orang lalu keluar untuk menyongsong musuh. Ketika dua kelompok sudah saling berhadapan, seorang gladiator Romawi maju dan menantang perang tanding (satu lawan satu).

Maka seorang lelaki (Muslim) maju, jagoan Romawi itu berhasil menerjang dan membunuhnya. Begitulah berlangsung terus hingga ia berhasil membunuh enam orang Muslim.

Ia dengan angkuh berdiri di antara dua kubu menantang perang tanding. Namun tak seorang pun yang melayaninya. Tiba-tiba Ibnul Mubarak menoleh kepadaku (Beliau mengenakan topi baja yang menutup wajahnya) seraya berkata: "Wahai Fulan, kalau aku terbunuh, lakukan ini dan ini." (Abdullah bin Mubarak memanggil temannya tersebut dengan si fulan, agar identitasnya tidak diketahui, dan beliau berwasiat untuk harta dan keluarganya jika terbunuh).

Lalu ia memacu tunggangannya dan menyerang lelaki kafir itu, dan terjadilah pertarungan sengit untuk beberapa saat, dan akhirnya beliau berhasil membunuh orang jagoan Romawi tersebut. Ia kemudian balik menantang perang tanding jagoan musuh.

Seseorang dari mereka ada yang maju untuk menghadapinya, namun berhasil ia bunuh olehnya. Begitu terus berlangsung hingga dia berhasil membunuh enam orang jagoan Romawi. Beliau terus menantang bertanding, namun sepertinya mereka jadi ketakutan.

Karena tidak ada yang meladeninya ia pun lantas menghentakkan tunggangannya menembus dua kubu yang berhadapan lalu menghilang. Kami terpana dengan keadaan tersebut.

Setelah aku di suatu waktu mengetahui bahwa jagoan muslimin itu ternyata adalah Ibnu Mubarak, ia berkata kepadaku: "Wahai Fulan, selama aku masih hidup, jangan sampai engkau ceritakan hal ini kepada siapapun." Lalu ia mengucapkan beberapa kalimat nasehat.

Referensi:
Siyar A'lam an Nubala' (7/374 dan 384)

Baca Juga: Kisah Imam Abdullah bin Mubarak Sedekah Rp7 Miliar Setiap Tahun
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ketika Imam Syafii Berdebat...
Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Orang Bodoh : Diamku dari Orang Hina adalah Jawaban
Kisah Imam Abu Hanifah...
Kisah Imam Abu Hanifah dan Khalifah Al-Mansur Menafsirkan Soal Poligami
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Kisah Hikmah: Pesan...
Kisah Hikmah: Pesan Cinta dari Kuburan
Sejarah Perang dalam...
Sejarah Perang dalam Islam dan Turunnya Ayat Perintah Jihad!
Kisah Uwais Al-Qarni...
Kisah Uwais Al-Qarni : Pemuda Miskin yang Terkenal dan Dimuliakan Penduduk Langit
Rekomendasi
Reservoir Air Kuno Misterius...
Reservoir Air Kuno Misterius Ditemukan di bawah Samudra Atlantik
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Abd-al Rahman al-Sufi,...
Abd-al Rahman al-Sufi, Astronom Muslim yang Mengindentifikasi 100 Bintang Baru
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Kuat di Medan Perang,...
Kuat di Medan Perang, Senjata Buatan Indonesia Diakui Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved