Masih Adakah Umat Islam Tidak Mengenal Abu Hurairah? Begini Sosoknya

Kamis, 20 Oktober 2022 - 17:06 WIB
loading...
Masih Adakah Umat Islam...
Abu Hurairah adalah sahabat Nabi Shallallahu alaihi wa sallam yang paling banyak meriwayatkan hadis, beliau dikenal juga sebagai penyayang kucing. Foto ilustrasi/istimewa
A A A
Masih adakah umat Islam yang belum mengenal Abu Hurairah ? Beliau adalah salah seorang sahabat Nabi yang sangat masyhur dan terkenal. Beliau penghafal hadis terbanyak selain Istri Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam, Aisyah binti Abu Bakar. Beliau telah hafal tidak kurang dari 1.609 hadis Rasulullah yang disampaikan kepada kaum muslimin.

Di zaman Jahiliah (sebelum datangnya Islam) orang memanggil namanya Abdu Syam. Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala memuliakannya dengan Islam dan mempertemukannya dengan Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam, kemudian namanya telah diubah oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini, dikarenakan tidak boleh memberi nama seseorang dengan nama “hamba fulan” (Abdul Fulan) atau hamba sesuatu.

Baca juga: Sayyidah Aisyah Meralat Pendapat Abu Hurairah dan Ibnu Abas dalam Kasus Ini

Pemberian yang boleh jika menggunakan kata Abdu (hamba), harus bermakna hanya hamba Allah (Abdullah) semata, sehingga beliau diberi nama Abdullah atau Abdurrahman, namun Abdurrahman-lah yang lebih rajih.

Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Salam bertanya : "Siapa namamu?" Abu Hurairah menjawab singkat : "Abdu Syams". "Bukannya Abdurrahman?" Tanya Rasulullah. "Benar. Benar Abdurrahman, ya Rasulullah !", Jawab Abu Hurairah menyetujui. Hal ini sebagaimana dibukukan oleh Imam Bukhari, AtTirmidzi dan Al Hakim.

Dalam buku '101 Sahabat Nabi' yang ditulis Hepi Andi Bastoni, diberi gelar Abu Hurairah karena waktu kecil beliau mempunyai anak kucing betina dan selalu bermain-main dengannya. Maka gelar sewaktu dia kecil, lebih populer dibanding nama sebenarnya.

Diceritakan dalam kisah yang lain, kucing itulah yang kerap menemani. Misalkan ketika beliau sedang kesepian di kala mengggembala atau dalam hari-hari. Saat beliau pulang dari gembalaannya, kucing kesayangannya diletakkan di atas sebatang pohon. Esoknya kucing itu diambil lagi sebagai teman, dan kebiasaannya itu terus dilakukannya.

Kondisi persahabatannya dengan seekor kucing pun kemudian diketahui oleh masyarakat sekitar sehingga akhirnya orang-orang memanggilnya Abu Hurairah yang artinya “Bapak Kucing”.

Namun ada cerita lain lagi tentang Abu Hurairah, yaitu ketika ia sedang berbincang dengan Rasul kemduia tiba-tiba kucingnya meloncat. Lalu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memanggilnya dengan “Abu Hirr”. Itu sebagai panggilan halus Rasul kepada beliau setelah Rasul mengetahui asal usul julukan Abu Hurairah.

Abu Hurairah masuk Islam dengan perantaraan Thufail bin Amr Ad-Dausy. Islam masuk ke negeri suku Daus (qabilah Yamaniah Qathaniyah) kira-kira awal abad ketujuh Hijriyah. Di kalangan suku beliau, Abu Hurairah cukup terkenal. Karena Abu Hurairah Ad Dausi Al Yamani merupakan sekutu Abu Bakar Ash Shiddiq. Jadi, Abu Hurairah adalah seorang mulia. Berkedudukan tinggi dan dipercaya di kalangan Bani Daus.

Setelah bertemu Nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam, Abu Hurairah memutuskan untuk berkhidmat (melayani) kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menemani beliau. Karena itulah Abu Hurairah dalam kesehariannya memilih tinggal di masjid. Yakni tempat di mana Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam selalu mengajar dan menjadi imam.

Abu Hurairah merupakan salah satu golongan shuffah. Tempat ini adalah serambi (emperan atau pelataran) di Masjid Nabawi. Yakni untuk mereka yang belum atau tidak memiliki tempat tinggal yang permanen, fakir dan tidak memiliki keluarga. Para ahlu shuffah tidak memiliki keluarga, harta, dan hidup sebatang kara.

Sehari-harinya, makan dan minum ahlu shuffah ditanggung oleh para sahabat yang kaya dan terkadang diambilkan dari baitul mal. Bahkan Rasulullah sendiri biasa membawakan makanan untuk mereka dan sesekali makan bersama mereka.
Abu Hurairah hidup di Shuffah dalam keadaan faqir, tidak memiliki harta, rumah dan mata pencaharian. Tapi sia merasa cukup dengan kemudahan yang diberikan Allah kepadanya dan kepada para ahlus shuffah, yaitu berupa hadiah untuk mereka dan makanan yang dinikmati bersama dengan Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Sahabat : Ketika...
Kisah Sahabat : Ketika Abu Hurairah Diajari Setan Amalan Sebelum Tidur
Kisah Hikmah : Dialog...
Kisah Hikmah : Dialog Mulia Para Sosok Tawadhu
Kisah Sahabat Nabi Abu...
Kisah Sahabat Nabi Abu Hurairah : Terus Berbakti Meski Ibundanya Musyrik
Kisah Sahabat Nabi:...
Kisah Sahabat Nabi: Keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq dan Anjing yang Bisa Bicara
Mengenal Sejarah Makam...
Mengenal Sejarah Makam Baqi Madinah, Pemakaman Tertua yang Dibangun Khalifah Umar bin Khattab
Perilaku Setan dan Cara...
Perilaku Setan dan Cara Melawannya Menurut Hadis Nabi Muhammad SAW
Rekomendasi
Ahli Ungkap Semua Gempa...
Ahli Ungkap Semua Gempa di Jawa Berpotensi Menghancurkan dalam Sekejap Mata
Al Tusi, Ahli Matematika...
Al Tusi, Ahli Matematika dan Filsafat Pelopor Pendirian Observatorium Astronomi Terbesar di Dunia
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved