15 Daerah di Indonesia yang Dijuluki Kota Santri

loading...
15 Daerah di Indonesia yang Dijuluki Kota Santri
Pasuruan Jawa Timur dijuluki sebagai Kota Santri karena memiliki banyak pondok pesantren. Salah satunya Pondok Pesantren Sidogiri yang merupakan ponpes tertua di Indonesia berdiri Tahun 1745. Foto/Ist
Kota Santri merupakan julukan untuk daerah kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki banyak pondok pesantren (ponpes). Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober, berikut kami ulas beberapa daerah yang dijuluki "Kota Santri".

Santri adalah mereka yang belajar mendalami ilmu agama Islam di sebuah pondok pesantren di bawah bimbingan para ulama, asatidz/asatidzah, atau kiyai. Keutamaan santri termasuk golongan yang disebut oleh Rasulullah SAW dalam Hadis berikut: "Barangsiapa dikehendaki Allah dengan kebaikan (dunia dan akhirat) maka Allah akan memahamkannya dalam (urusan) agama." (HR Al-Bukhari 2948 dan Muslim 1037)

Di Indonesia ada banyak daerah yang memiliki pondok pesantren. Setidaknya ada 15 daerah yang dijuluki "Kota Santri", di antaranya:

1. Kudus, Jawa Tengah
Kudus dikenal sebagai Kota Santri di Jawa Tengah dan memiliki objek wisata religi yang cukup masyhur. Daerah ini merupakan pusat perkembangan Islam pada abad pertengahan yang dibuktikan dengan adanya tiga makam wali di daerah ini, makam Sunan Kudus di Kompleks Masjid Menara Kudus, Sunan Muria dan Syaikh Syadzili. Alasan lain mengapa Kota Kretek ini dijuluki Kota Santri karena keberadaan Pesantren Yanbu'ul Qur'an yang dikenal memiliki banyak santri. Pondok Tahfidz yang berdiri pada Tahun 1970 ini telah memiliki 8 cabang dengan lokasi dan pengasuh yang berbeda.

2. Kendal, Jawa Tengah
Kota bersemboyan Kendal Beribadat ini memang dikenal akan pesantrennya terutama yang ada di wilayah Kaliwungu. Sebut saja Pesantren Darul Arqom, juga pesantren lainnya Al Fadhlu wal Fadhilah serta pesantren lainnya yang tumbuh dan berkembang di Kendal. Kendal berada di jalur Pantura Jawa Tengah.

3. Sukabumi, Jawa Barat
Kota Santri yang disematkan di salah satu kota di Jawa Barat ini diperkuat dengan Tugu Asmaul Husna yang terletak di tengah kota. Selain memiliki banyak pesantren terdapatnya aturan untuk siswa Sekolah Dasar perlu menamatkan Madrasah Diniyah yang biasa dilakukan sepulang sekolah umum juga membuat identitas agama yang kuat pada kota ini.

4. Cirebon, Jawa Barat
Cirebon dikenal sebagai pusat penyebaran Islam di bagian Barat Pulau Jawa. Tak heran jika Cirebon sering diujuluki Kota Santri. Daerah ini memiliki sejarah panjang terkait keberadaan pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam. Beberapa pesantren terkenal terdapat di Kota Cirebon Jawa Barat di antaranya Buntet, Kempek, dan Babakan Ciwaringin. Kini telah berdiri juga Pesantren Al-Bahjah yang terkenal dengan pengasuhnya Buya Yahya.

5. Serang, Banten
Jika menyusuri jalan-jalan di Kota Serang Banten, kita akan bertemu dengan para perempuannya mengenakan kerudung. Di kota ini terdapat sedikitnya 121 pesantren dengan berbagai tipe. Selain Serang, beberapa kota dan kabupaten di Banten juga memiliki banyak pesantren. Di antaranya, Pandeglang, Lebak, dan Tangerang.

6. Cianjur, Jawa Barat
Kabupaten Cianjur Jawa Barat terkenal dengan sebutan Kota Santri karena banyaknya santri dan pondok pesantren di daerah ini. Jumlah pesantren di Cianjur sangat banyak, jumlah mencapai ribuan. Namun, yang terdaftar di Kemenag hanya sekitar 400 pondok pesantren.

7. Martapura, Kalimantan Selatan
Martapura pernah menjadi ibukota terakhir dari Kesultanan Banjar, Kalimantan Selatan. Selain terkenal sebagai Kota Intan, Martapura terkenal pula sebagai Kota Santri. Di kota ini terdapat banyak pesantren. Salah satu pesantren terkenal di Martapura ialah Pesantren Darussalam yang didirikan oleh KH Djamaluddin pada 14 Juli 1914. Salah satu ulama sangat terkenal dari Martapura ialah Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari.

8. Gresik, Jawa Timur
Gresik disebut dengan Kota Santri karena keberadaan pondok-pondok pesantren dan sekolah yang bernuansa Islami, yaitu Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah hingga Perguruan Tinggi yang cukup banyak di kota ini. Gresik juga dikenal sebagai penghasil kerajinan bernuansa Islam seperti kopyah, sarung, mukenah, sorban dan lain-lain. Di Gresik terdapat sekitar 94 pondok pesantren. Total santrinya berjumlah kurang lebih 23.551 santri.

9. Jombang, Jawa Timur
Sejak dulu Jombang juga terkenal sebagai Kota Santri karena daerah ini memiliki banyak pondok pesantren. Salah satunya yang terkenal adalah Pondok Pesantren Tebuireng yang didirikan oleh tokoh ulama KH Hasyim Asyari. Terdapat pula beberapa cendekiawan muslim yang lahir dan menimba ilmu di daerah ini, di antaranya Emha Ainun Najib dan Nurcholis Majid.

10. Kediri, Jawa Timur
Selain terkenal dengan sebutan Kota Tahu, Kediri dijuluki juga sebagai Kota Santri di Jawa Timur. Beberapa pondok pesantren di daerah ini seperti Lirboyo, Ponpes Al-Falah Ploso, Ponpes Gontor Putri, Ponpes Al- Amin, Ponpes Fathul Ulum Kwagean Pare, dan masih banyak lainnya.

11. Pasuruan, Jawa Timur
Pasuruan dikenal sebagai wilayah cukup strategis karena menjadi penghubung antara Surabaya, Banyuwangi, dan Bali. Daerah ini memiliki banyak pondok pesantren sehingga dijuluki Kota Santri. Menurut data dari Kemenag tahun 2019, terdapat 189 pondok pesantren di Pasuruan. Salah satunya Pondok Pesantren Sidogiri yang tercatat sebagai pondok pesantren tertua di Indonesia berdiri pada Tahun 1745.

12. Tuban, Jawa Timur
Tuban adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang menjadi pusat penyebaran Agama Islam. Selaian dikenal sebagai Kota Wali, Tuban, Tuban juga dijuluki Kota Santri karena terdapat 101 pondok pesantren yang tercatat di Kemenag. Tuban juga sering diziarahi karena terdapat Makam Wali di antaranya Sunan Bonang, Makam Syaikh Maulana Ibrahim Asmaraqandi (Palang), Sunan Bejagung dan lain-lain.

13. Situbondo, Jawa Timur
Menurut catatan Kemenag Tahun 2019, terdapat setidaknya 186 pondok pesantren di Situbondo Jawa Timur. Selain itu di kota ini terdapat pesantren yang cukup berpengaruh yakni Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo. Pesantren ini dianggap yang pertama mengenalkan pembelajaran klasikal seperti Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah.

14. Jember, Jawa Timur
Jember dijuluki Kota Santri karena terdapat sekitar 611 pondok pesantren yang berdiri di daerah ini. Keberadaan pesantren di wilayah ini tersebar hingga ke desa. Salah satu yang terkenal yakni Ponpes Al-Qodiri yang juga menjadi salah satu tujuan wisata religi Walisongo.

15. Ponorogo, Jawa Timur
Ponorogo tak hanya dikenal sebagai Kota Budaya di Jawa Timur, tetapi juga dijuluki sebagai Kota Santri. Kabupaten ini memiliki banyak ponpes terkenal di antaranya, Pondok Modern Darussalam Gontor (khusus putra), Gontor 2, dan Universitas Gontor. Kemudian Ponpes Wali Songo Ngabar, Ponpes Muqaddasah Li Tahfidzil Qur'an, Pesantren Putri Al-Mawaddah, Ponpes Sulamul Huda, Pondok Modern Arrisalah, Al-Khair Jenangan, dan masih banyak lagi.

Itulah 15 daerah di Indonesia yang dijuluki Kota Santri. Selain di atas, ada beberapa daerah di luar Pulau Jawa yang memiliki banyak pondok pesantren. Di antaranya, Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki 230 pesantren; Aceh Utara 211 pesantren; Bireuen Aceh 154 pesantren; Lampung Timur 104 pesantren; Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan 56 pesantren.

Kemudian, Merangin Jambi 43 pesantren; Kutai Kartanegara Kalimantan Timur 37 pesantren; Langkat Sumatera Utara 30 pesantren; dan Maros Sulawesi Selatan 29 pesantren. Demikian dikutip dari pangkalan data Kemenag.

Baca Juga: Sejarah Hari Santri, Kenapa Ditetapkan 22 Oktober
(rhs)
preload video