Al-Qur'an Hanya Akan Menambah Kekufuran bagi Orang Kafir, Begini Penjelasannya
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan oleh Allah SWT dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:
وَإِذَا مَا أُنزلَتْ سُورَةٌ فَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ أَيُّكُمْ زَادَتْهُ هَذِهِ إِيمَانًا فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَزَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَهُمْ يَسْتَبْشِرُونَ وَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَتْهُمْ رِجْسًا إِلَى رِجْسِهِمْ وَمَاتُوا وَهُمْ كَافِرُونَ
Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata, "Siapakah di antara kalian yang bertambah imannya dengan (turunnya) surat ini?”
Adapun orang-orang yang beriman, maka surat itu menambah imannya, sedangkan mereka merasa gembira. Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafirannya di samping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir. ( QS At-Taubah : 124-125)
Ayat-ayat yang menceritakan hal ini cukup banyak jumlahnya. Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya pada surat Al-Isra: 82, bahwa apabila seorang mukmin mendengarkan bacaan Al-Qur'an, maka ia beroleh manfaat darinya dan menghafal serta mengingat makna yang dikandungnya. Tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian, yakni orang yang aniaya tidak dapat mengambil manfaat dari Al-Qur'an.
Ia tidak dapat menghafal dan memahami makna yang dikandungnya, karena sesungguhnya Allah SWT menjadikan Al-Qur'an ini penawar dan rahmat hanya bagi orang-orang yang beriman.
Baca juga: Benarkan Orang Kafir Bebas Ujian di Dalam Kubur?
وَإِذَا مَا أُنزلَتْ سُورَةٌ فَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ أَيُّكُمْ زَادَتْهُ هَذِهِ إِيمَانًا فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَزَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَهُمْ يَسْتَبْشِرُونَ وَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَتْهُمْ رِجْسًا إِلَى رِجْسِهِمْ وَمَاتُوا وَهُمْ كَافِرُونَ
Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata, "Siapakah di antara kalian yang bertambah imannya dengan (turunnya) surat ini?”
Adapun orang-orang yang beriman, maka surat itu menambah imannya, sedangkan mereka merasa gembira. Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafirannya di samping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir. ( QS At-Taubah : 124-125)
Ayat-ayat yang menceritakan hal ini cukup banyak jumlahnya. Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya pada surat Al-Isra: 82, bahwa apabila seorang mukmin mendengarkan bacaan Al-Qur'an, maka ia beroleh manfaat darinya dan menghafal serta mengingat makna yang dikandungnya. Tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian, yakni orang yang aniaya tidak dapat mengambil manfaat dari Al-Qur'an.
Ia tidak dapat menghafal dan memahami makna yang dikandungnya, karena sesungguhnya Allah SWT menjadikan Al-Qur'an ini penawar dan rahmat hanya bagi orang-orang yang beriman.
Baca juga: Benarkan Orang Kafir Bebas Ujian di Dalam Kubur?
(mhy)
Lihat Juga :