Pengin Didoakan Malaikat? Begini Caranya
Minggu, 30 Oktober 2022 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Begini Doa Malaikat untuk Kaum Mukmin saat Memikul Arsy
Al-Qadhi ‘Iyadh sebagaimana dinukil an-Nawawi dalam Syarh Shahiih Muslim berkata: “Jika generasi Salaf hendak berdo’a untuk dirinya sendiri, mereka juga berdo’a untuk saudaranya sesama muslim dengan do’a tersebut, karena do’a tersebut adalah do’a yang mustajab, dan dia pun akan mendapatkan apa yang didapatkan oleh saudaranya sesama muslim.”
Sementara itu, Al-Hafizh adz-Dzahabi dalam Siyar A’laamin Nubalaa’ menyebutkan kisah dari Ummud Darda’ bahwa Abud Darda’ ra memiliki 360 kekasih di jalan Allah yang selalu dido’akan dalam sholat, lalu Ummud Darda’ mempertanyakan hal tersebut, beliau menjawab: “Apakah aku tidak boleh menyukai jika para Malaikat mendo’akanku?”
Allah SWT telah memuji orang-orang mukmin yang telah mendahului mereka, hal ini sebagaimana termaktub di dalam firman-Nya:
وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
“Dan orang-orang yang datang setelah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdo’a: ‘Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” ( QS Al-Hasyr/59 : 10)
Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Alan ash-Shiddiqi dalam "Daliilul Faalihiin li Thuruuqi Riyaadhish Shaalihiin" mengomentari ayat ini dengan berkata: “Allah SWT memuji mereka karena do’a-do’a mereka untuk saudara-saudara mereka kaum mukminin yang telah mendahului mereka, pujian tersebut ketika mereka sedang berdo’a.”
Baca juga: Malaikat Mu’aqibat, Inilah Malaikat Para Penjaga Manusia
Al-Qadhi ‘Iyadh sebagaimana dinukil an-Nawawi dalam Syarh Shahiih Muslim berkata: “Jika generasi Salaf hendak berdo’a untuk dirinya sendiri, mereka juga berdo’a untuk saudaranya sesama muslim dengan do’a tersebut, karena do’a tersebut adalah do’a yang mustajab, dan dia pun akan mendapatkan apa yang didapatkan oleh saudaranya sesama muslim.”
Sementara itu, Al-Hafizh adz-Dzahabi dalam Siyar A’laamin Nubalaa’ menyebutkan kisah dari Ummud Darda’ bahwa Abud Darda’ ra memiliki 360 kekasih di jalan Allah yang selalu dido’akan dalam sholat, lalu Ummud Darda’ mempertanyakan hal tersebut, beliau menjawab: “Apakah aku tidak boleh menyukai jika para Malaikat mendo’akanku?”
Allah SWT telah memuji orang-orang mukmin yang telah mendahului mereka, hal ini sebagaimana termaktub di dalam firman-Nya:
وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
“Dan orang-orang yang datang setelah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdo’a: ‘Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” ( QS Al-Hasyr/59 : 10)
Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Alan ash-Shiddiqi dalam "Daliilul Faalihiin li Thuruuqi Riyaadhish Shaalihiin" mengomentari ayat ini dengan berkata: “Allah SWT memuji mereka karena do’a-do’a mereka untuk saudara-saudara mereka kaum mukminin yang telah mendahului mereka, pujian tersebut ketika mereka sedang berdo’a.”
Baca juga: Malaikat Mu’aqibat, Inilah Malaikat Para Penjaga Manusia
(mhy)
Lihat Juga :