Kisah Tujuh Bersaudara yang Mengemban Tugas dari sang Ayah

Senin, 31 Oktober 2022 - 08:18 WIB
loading...
Kisah Tujuh Bersaudara...
Kisah tujuh bersaudara ini merupakan salah satu materi yang mewakili instruksi dan tradisi Chisytiyah. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Pada suatu masa, terdapat seorang laki-laki yang memiliki tujuh anak laki-laki. Sementara anak-anaknya tumbuh, ia mengajari mereka sebanyak yang ia bisa, tetapi sebelum melengkapi pendidikan mereka ia merasakan sesuatu, bahwa keamanan mereka jauh lebih penting.

Ia menyadari malapetaka akan menyerang negara mereka. Karena anak-anaknya masih muda dan ugal-ugalan, ia tidak dapat menceritakan rahasia tersebut secara lengkap. Ia tahu kalau mengatakan, "Sebuah malapetaka tengah mengancam,' mereka akan menjawab, "Kami akan tinggal di sini dan menghadapinya."

Maka sang ayah mengatakan kepada masing-masing anaknya, bahwa ia harus menjalani sebuah tugas, dan ia akan segera pergi untuk tugas tersebut. Ia mengirim si sulung ke utara, anak kedua ke selatan, anak ketiga ke barat dan keempat ke timur. Ketiga lainnya, dikirim pergi tanpa tujuan.

Segera setelah mereka pergi, sang ayah, menggunakan pengetahuan khususnya, pergi menuju ke negeri jauh membawa beberapa pekerjaan yang sudah terganggu oleh kebutuhan mendidik anak anaknya.

Baca juga: Kepala Tarekat Naqsyabandiyah Menyebut Dirinya Anjing

Ketika mereka menyelesaikan tugas tersebut, keempat anak pertama kembali ke negara mereka. Sang ayah memberi batas waktu yang cukup lama, hingga mereka tidak lagi saling kenal dan berjauhan, sampai memungkinkan untuk pulang ke rumah.

Sesuai dengan petunjuk, anak-anak kembali ke tempat yang sudah mereka kenal semasa kecil. Tetapi sekarang mereka sudah tidak saling kenal. Satunya mengatakan kalau dirinya adalah anak sang ayah, tetapi lainnya tidak percaya. Waktu dan iklim; penderitaan dan kebahagiaan, menyelesaikan tugas mereka, dan penampilan mereka pun berubah.

Karena saling bertentangan dan memutuskan menilai lainnya melalui sikap, janggut, warna kulit, dan cara berbicara --semuanya berubah -- selama berbulan-bulan tidak satu pun membiarkan lainnya membuka surat dari sang ayah, yang berisi jawaban atas masalah mereka dan sisa pendidikan mereka.

Sang ayah sudah membayangkan hal ini, itulah kearifannya. Ia tahu, sampai anak-anaknya dapat memahami bahwa mereka sudah banyak berubah, mereka tidak dapat belajar lagi.

Situasi selanjutnya, dua bersaudara sudah saling kenal, tetapi untuk sementara. Mereka membuka surat tersebut. Mencoba menilai kenyataan mereka sendiri bahwa apa yang mereka ambil sebagai pondasi sebenarnya adalah --dalam bentuk yang mereka gunakan bagian luar yang tidak berharga; apa yang sudah bertahun-tahun dihargai sebagai akar kepentingan mereka, dalam kenyataannya mungkin sia-sia dan mimpi yang tak berguna.

Dua bersaudara lainnya, melihat mereka, tidak puas kalau mereka sudah berkembang melalui pengalaman mereka, dan tidak ingin menandinginya.

Tiga bersaudara yang pergi ke tempat lain, belum kembali ke tempat yang ditentukan.

Bagi keempatnya, akan menjadi 'entah kapan', sebelum mereka benar-benar sadar satu-satunya alat kelangsungan hidup dalam pengasingan mereka --kedangkalan yang mereka anggap penting-- adalah rintangan bagi pemahaman mereka. Semuanya masih jauh dari pengetahuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Fenomena Alam Langka...
Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun Dibedah Ilmuwan
Ilmuwan Temukan Kebocoran...
Ilmuwan Temukan Kebocoran Aneh di Dasar Laut Pemicu Gempa Besar
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Artikel Terkini
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved