Catatan Seorang Mualaf Jerman: Masyarakat Alkohol, Nikotin, dan Daging Babi

Rabu, 02 November 2022 - 12:08 WIB
loading...
A A A
Jika roda pesawat telah menyentuh landasan bandara udara, mereka akan memulai kehidupan yang menjengkelkan tanpa alkohol, bersama suami atau bapak mereka, di pusat-pusat pembangunan.

Fenomena ini amat memilukan. Kami --bangsa Barat-- hidup dalam lingkungan bunuh diri dengan alkohol. Dengan bahasa lain, dalam masyarakat alkohol, nikotin, dan daging babi. Pemandangan itu membuatku berkhayal, seandainya pesawat yang aku naiki ini tidak menyediakan minuman. Berapa banyak bencana yang dapat dihindari seperti kecelakaan mobil, perceraian,dan pengerutan lever --jika orang mau menaati hukum Al-Qur'an yang mengharamkan alkohol; setidaknya aku tidak akan kehilangan gigiku pada peristiwa tabrakan, tahun 1951.

Baca juga: Mualaf, Begini Respon Marcell Siahaan Dipanggil Antum

Ketika aku telah berpengalaman mencicipi bermacam-macam jenis minuman keras, sehingga aku mampu membedakan jenis-jenis anggur matang Green Cry tanpa kesalahan sedikit pun, hanya dengan ujung lidah. Anggur itu adalah anggur merah yang paling mewah. Dibuat di Coth Door Burgundi, Shampartan, Musini, Clo Fozo, Rumani, Isyuzu, dan Corton yang kebun anggurnya memanjang dari Bonn ke Diegon.

Bahkan, hingga pada masa awal masuk Islam, aku masih kesulitan tidur apabila tanpa meneguk satu sloki anggur merah di waktu sore. Namun kini, aku dapat tidur lebih baik dari sebelumnya, karena perangkat aliran darah dan hati dalam tubuhku akan beristirahat melakukan tugasnya ketika aku sedang tidur nyenyak.

Orang Barat tidak mempercayai ada kebahagian dan kesenangan dalam pesta tanpa suguhan alkohol. Sebaiknya, mereka menyaksikan pesta perkawinan orang Islam.

Mayoritas dari mereka mengetahui hasil-hasil negatif akibat kecanduan bangsa Barat terhadap alkohol, seperti melorotnya kesehatan secara umum, penurunan hasil kerja, bahaya keselamatan dalam pekerjaan, di jalan raya, dan menghabiskan hasil pemasukan. Namun, mereka butuh suatu tekad kuat untuk memerangi "candu bangsa" ini.

Nabi Muhammad SAW telah mengharamkan semua yang memabukkan dan membius, ketika nabi berada di Madinah, meskipun itu amat sulit karena kontradiktif dengan kecenderungan saat itu. Namun, umat Islam di Madinah, serentak dengan taat menumpahkan semua minuman keras mereka yang terbuat dari kurma, ke tanah. Itu menunjukkan bahwa apa yang sebelumnya dibenci akan menjadi sesuatu yang disenangi jika diperintahkan oleh pemimpin yang mempunyai kharisma.

Baca juga: Cerita Paul Pogba Dapat Hidayah hingga Jadi Mualaf
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
10 Cara Memuliakan Orang...
10 Cara Memuliakan Orang Tua, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jenis Perceraian yang...
Jenis Perceraian yang Diharamkan dalam Islam
11 Kaidah Islam yang...
11 Kaidah Islam yang Bisa Mempersempit Perceraian
Cara Orang Bisu Masuk...
Cara Orang Bisu Masuk Islam, Bagaimana Syahadatnya?
Bagaimana Hukum Transfusi...
Bagaimana Hukum Transfusi Darah dari Non Muslim? Begini Penjelasannya
Bagaimana Hukum Menyantuni...
Bagaimana Hukum Menyantuni Anak Yatim Nonmuslim?
Rekomendasi
Mengungkap Misteri di...
Mengungkap Misteri di Balik Lukisan Raja Charles II Karya Carreno de Miranda
Ahli Geologi Yakin Samudra...
Ahli Geologi Yakin Samudra Atlantik Bisa Kembangkan Cincin Api Sendiri
Ilmuwan Menemukan Bukti...
Ilmuwan Menemukan Bukti Terkuat Tentang 'Gen Migrasi' Pada Burung
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Jangan Tertipu, Berikut...
Jangan Tertipu, Berikut Cara Membedakan Daging Sapi dan Babi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved