Wasiat Imran bin Hushain Menjelang Ajal: Sembelihlah Hewan dan Adakanlah Jamuan Makan

Rabu, 09 November 2022 - 13:41 WIB
loading...
Wasiat Imran bin Hushain...
Wasiat Imran bin Hushain: Jika kalian telah kembali dari pemakamanku, sembelihlah hewan dan adakanlah jamuan makan. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Imran bin Hushain adalah sahabat Rasulullah SAW yang dikenal zuhud . Bahkan ia dianggap berhati malaikat . Tatkala hendak meninggal, wasiatnya kepada kaum kerabat dan para sahabatnya ialah, “Jika kalian telah kembali dari pemakamanku, sembelihlah hewan dan adakanlah jamuan makan.”

Khalid Muhammad Khalid dalam bukunya berjudul "Rijalun Haular Rasul" dan telah diterjemahkan Agus Suwandi menjadi "Kisah 60 Sahabat Nabi" menceritakan pada tahun Perang Khaibar , Imran datang kepada Rasulullah untuk berbaiat.

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi Berpura-pura Buka Puasa

Sejak ia menaruh tangan kanannya di tangan kanan Rasul itu, tangan kanannya mendapat penghormatan besar karena ia pernah bersumpah pada dirinya tidak akan menggunakannya kecuali untuk perbuatan utama dan mulia. Hal ini merupakan suatu bukti jelas bahwa pemiliknya mempunyai perasaan yang amat halus.

Imran bin Hushain merupakan gambaran yang melegakan hati bagi kejujuran, kezuhudan, kesalehan, pengabdian, kecintaan, dan ketaatan kepada Allah. Meski dalam hidupnya ia selalu mendapatkan taufik dan petunjuk Allah yang tidak terkira, ia sering menangis mencucurkan air mata, dan meratap, “Wahai, seandainya aku ini menjadi debu yang diterbangkan angin saja.”

Orang-orang seperti Imran bin Hushain takut kepada Allah bukanlah karena banyak melakukan dosa karena setelah menganut Islam, bisa dikatakan mereka tidak memiliki dosa.

Mereka menangis karena takut dan khawatir yang timbul dari pengetahuan mereka terhadap keagungan dan kebesaran-Nya, di samping kesadaran mereka atas kelemahan mereka dalam bersyukur dan beribadah. Mereka merasa belum melakukan apa-apa meski telah tunduk, rukuk, sujud, dan beribadah sepenuhnya.

Suatu saat beberapa sahabat menanyakan pada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, mengapa kami ini bila sedang berada di sisimu, hati kami menjadi lunak hingga tidak menginginkan dunia lagi dan seolah-olah akhirat itu kami lihat dengan mata kepala. Tetapi, ketika kami meninggalkanmu dan kami kembali ke keluarga, anak-anak dan dunia kami, kami menjadi orang yang lupa diri?”

Rasulullah SAW menjawab, “Demi Dzat yang jiwaku di Tangan-Nya, seandainya kalian selalu berada dalam keadaan seperti saat di sisiku, para malaikat pasti akan menampakkan diri dan menjabat tangan kalian. Namun, ada waktu keimanan itu meningkat dan ada waktu menurunnya.”

Baca juga: 3 Sahabat Nabi Muhammad SAW Paling Cerdas

Imran bin Hushain mendengar pembicaraan itu. Seketika itu kerinduannya bergejolak dan ia seolah-olah bersumpah pada dirinya untuk tidak pernah berada kecuali dalam keadaan yang mulia tersebut, bahkan walau terpaksa menebusnya dengan nyawanya sekalipun. Ia seolah-olah tidak puas bila harus menjalani hidupnya dalam dua waktu itu, waktu keimanan meningkat dan menurun pada waktu lain. Ia menginginkan seluruh hidupnya dalam keadaan pada waktu pertama saja, tanpa putus untuk memusatkan perhatian dan selalu beribadah kepada Allah Rabb semesta alam.

Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Al-Khatthab, Imran dikirim oleh Khalifah ke Bashrah untuk mengajari penduduk dan membimbing mereka mendalami agama. Di Bashrah inilah ia melabuhkan kendaraannya, dan sejak penduduk setempat mengenalnya, mereka berdatangan untuk mendapatkan berkah ilmunya dan meniru ketakwaannya.

Al-Al-Hasan Al-Bashri dan Ibnu Sirin menuturkan, “Tidak seorang pun di antara sahabat Rasul SAW yang datang ke Bashrah lebih utama daripada Imran bin Hushain.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
5 Golongan Ini Mendapatkan...
5 Golongan Ini Mendapatkan Derajat Mati Syahid, Siapa Saja Mereka?
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Ajal dan Kematian, Kaum Muslim Wajib Tahu
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Rekomendasi
Oasis Tembok Raksasa...
Oasis Tembok Raksasa di Zaman Nabi Ibrahim Ditemukan di Arab Saudi
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Lempeng Tektonik Berubah...
Lempeng Tektonik Berubah Drastis, Riset Klaim India Mulai Terbagi Jadi Dua
Artikel Terkini
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Infografis
Tips Sehat Makan Opor...
Tips Sehat Makan Opor Ayam dan Rendang saat Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved