Jika Bezuk Orang Sakit: Katakan Tidak Apa-Apa, InsyaAllah Sembuh
Rabu, 14 Desember 2022 - 16:02 WIB
loading...
Apabila menjenguk orang yang sedang sakit Nabi Muhammad SAW senantiasa mengatakan, Tidak apa-apa, bersih (sembuh) insyaAllah. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Apabila menjenguk orang yang sedang sakit Nabi Muhammad SAW senantiasa mengatakan, "Tidak apa-apa, bersih (sembuh) insyaAllah." Apa maksudnya?
Syaikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan apabila seorang muslim menjenguk saudaranya yang sakit, sebaiknya ia memberikan nasihat agar dapat menumbuhkan perasaan optimisme dan harapan akan sembuh.
Selain itu, seyogianya ia memberikan pengertian bahwa seorang mukmin tidak boleh berputus asa dan berputus harapan terhadap rahmat Allah dan kasih sayang-Nya karena Dzat yang telah menghilangkan penyakit Nabi Ayub dan mengembalikan penglihatan Nabi Ya'qub pasti berkuasa menghilangkan penyakitnya dan mengembalikan kesehatannya, kemudian Dia mengganti penyakit dengan kesehatan dan kelemahan dengan kekuatan.
"Tidak baik menyebut-nyebut orang yang sakit yang telah meninggal dunia di hadapan orang sakit yang dijenguknya," ujar Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "Fatwa-Fatwa Kontemporer" (Gema Insani Press).
Baca juga: Dahsyatnya Keutamaan Menjenguk Orang Sakit
Sebaliknya, sebutlah orang-orang yang telah sehat kembali setelah menderita sakit yang lama, atau setelah menjalani operasi yang membahayakan.
Hal ini dimaksudkan untuk menguatkan jiwanya, dan merupakan bagian dari cara pengobatan menurut dokter-dokter ahli pada zaman dulu dan sekarang, sebab antara jiwa dan tubuh tidak dapat dipisahkan, kecuali dalam pembahasan secara teoretis atau filosofis.
Oleh arena itulah Nabi Muhammad SAW apabila menjenguk orang sakit, beliau mengatakan "tidak apa-apa, bersih (sembuh) insya Allah," sebagaimana disebutkan dalam kitab sahih.
Menurut al-Qardhawi, adapun makna perkataan laa ba'sa (tidak apa-apa) ialah 'tidak berat' dan 'tidak mengkhawatirkan.' Ucapan ini untuk menimbulkan optimisme sekaligus doa semoga hilang penyakit dan penderitaannya, serta kembali kepadanya kesehatannya-di samping itu dapat menyucikan dan menghapuskan dosa-dosanya.
Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah meriwayatkan hadis dari Abu Sa'id al-Khudri secara marfu':
Syaikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan apabila seorang muslim menjenguk saudaranya yang sakit, sebaiknya ia memberikan nasihat agar dapat menumbuhkan perasaan optimisme dan harapan akan sembuh.
Selain itu, seyogianya ia memberikan pengertian bahwa seorang mukmin tidak boleh berputus asa dan berputus harapan terhadap rahmat Allah dan kasih sayang-Nya karena Dzat yang telah menghilangkan penyakit Nabi Ayub dan mengembalikan penglihatan Nabi Ya'qub pasti berkuasa menghilangkan penyakitnya dan mengembalikan kesehatannya, kemudian Dia mengganti penyakit dengan kesehatan dan kelemahan dengan kekuatan.
"Tidak baik menyebut-nyebut orang yang sakit yang telah meninggal dunia di hadapan orang sakit yang dijenguknya," ujar Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "Fatwa-Fatwa Kontemporer" (Gema Insani Press).
Baca juga: Dahsyatnya Keutamaan Menjenguk Orang Sakit
Sebaliknya, sebutlah orang-orang yang telah sehat kembali setelah menderita sakit yang lama, atau setelah menjalani operasi yang membahayakan.
Hal ini dimaksudkan untuk menguatkan jiwanya, dan merupakan bagian dari cara pengobatan menurut dokter-dokter ahli pada zaman dulu dan sekarang, sebab antara jiwa dan tubuh tidak dapat dipisahkan, kecuali dalam pembahasan secara teoretis atau filosofis.
Oleh arena itulah Nabi Muhammad SAW apabila menjenguk orang sakit, beliau mengatakan "tidak apa-apa, bersih (sembuh) insya Allah," sebagaimana disebutkan dalam kitab sahih.
Menurut al-Qardhawi, adapun makna perkataan laa ba'sa (tidak apa-apa) ialah 'tidak berat' dan 'tidak mengkhawatirkan.' Ucapan ini untuk menimbulkan optimisme sekaligus doa semoga hilang penyakit dan penderitaannya, serta kembali kepadanya kesehatannya-di samping itu dapat menyucikan dan menghapuskan dosa-dosanya.
Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah meriwayatkan hadis dari Abu Sa'id al-Khudri secara marfu':
Lihat Juga :