Sejarah Kekhalifahan Kordoba: Era Spanyol, Prancis, dan Portugal di Bawah Kekuasaan Muslimin

Jum'at, 16 Desember 2022 - 18:25 WIB
loading...
Sejarah Kekhalifahan...
Sejarah kekhalifahan Cordoba, era Spanyol, Prancis, dan Portugal di bawah kekuasaan kaum muslimin dimulai ketika Abdurrahman ad-Dakhil membentuk pemerintahan dalam pelariannya pasca runtuhnya Bani Umayyah. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Sejarah kekhalifahan Cordoba, era Spanyol , Prancis , dan Portugal di bawah kekuasaan kaum muslimin dimulai ketika Abdurrahman ad-Dakhil membentuk pemerintahan dalam pelariannya pasca runtuhnya Bani Umayyah . Wilayah kekuasannya meliputi hampir seluruh Semenanjung Liberia. Negeri ini terletak di ujung baratdaya Eropa, dan terdiri dari Spanyol, Portugal, Andorra, dan Gibraltar dan sedikit Prancis.

Abdurrahman ad-Dakhil membentuk keemiran di Cordoba, bukan kekhalifahan. Dialah peletak dasar bagi berdirinya Dinasti Umayyah di Spanyol, setelah sempat mengembara selama lima tahun karena diburu tentara Dinasti Abbasiyah. Dia mengembara Palestina, Mesir, Afrika Utara, dan akhirnya berakhir di Spanyol. Berkali-kali ia terkepung oleh tentara dari Bani Abbasiyah namun berhasil lolos.

Baca juga: Konflik Bani Umayyah dan Bani Hasyim, Berkaca Peristiwa Damaskus Gantikan Madinah

Setelah Dinasti Umayyah berkuasa selama 90 tahun, akhirnya runtuh oleh sebuah keluarga yang merupakan keturunan dari paman Nabi Muhammad SAW, Abbas bin Abdul-Muththalib . Setelah itu, yakni pada tahun 750, lahirlah yakni Abbasiyah. Ketika peristiwa penggulingan, Abbasiyah membantai hampir seluruh keluarga Umayyah, dan kemudian membangun ibu kota baru di Baghdad pada tahun 762 M.

Hanya saja ada seorang anak lelaki berusia 19 tahun keturunan Bani Umayyah yang bernama Abdurrahman ad-Dakhil berhasil lolos.

Setelah menyeberangi Selat Gibraltar, dan tiba di Andalusia, Abdurrahman ad-Dakhil bergabung dengan sekitar 500 pendukung Umayyah.

Baca juga: Abdurrahman ad-Dakhil: Lolos dari Eksekusi, Membangun Bani Umayyah di Spanyol

Eamon Gearon dalam bukunya berjudul "Turning Points in Middle Eastern History" menyebut dengan bantuan mereka, dan dengan memanfaatkan persaingan lokal antara suku Berber dan kelompok-kelompok Arab yang beragam, Abdurrahman ad-Dakhil mampu mengangkat dirinya sendiri menjadi penguasa di Cordoba pada tahun 756 M.

Abdurrahman ad-Dakhil menjadi Amir pertama Cordoba dan kepala keluarga Umayyah di pengasingan. Keputusan Abdurrahman untuk membatasi dirinya pada gelar Amir (atau pangeran) ketimbang sebagai khalifah (atau pengganti Nabi) adalah keputusan yang cerdas.

Dia berpikir, dengan situasinya pada waktu itu, tidak ada gunanya menciptakan lebih banyak musuh di wilayah itu daripada yang sudah ada, terutama di antara mereka yang telah bersumpah setia kepada khalifah baru, Abbasiyah di Baghdad.

Dengan preferensi keagamaannya yang toleran terhadap agama lain, Abdurrahman ad-Dakhil sebagai Amir di Cordoba, sedang mulai menapaki tangga kejayaannya.

Pemerintahan Abdurrahman adalah pemerintahan yang memberi ruang kebebasan beragama. Toleransi dijunjung tinggi. Tidak menonjolkan suku Arab. Maklum saja, ibu Abdurrahman ad-Dakhil berasal dari suku Berber, sebuah suku asli asal Afrika Utara. Suku Berber memiliki bahasa dan kebudayaannya tersendiri sebelum wilayah Afrika Utara ditaklukkan oleh Arab.

Sejak kecil Abdurrahman ad-Dakhil sudah terbiasa dengan keberagaman bahasa, etnis, dan agama. Selain itu, Abdurrahman juga menikahi seorang perempuan Kristen.

Baca juga: Catatan Emas Jihad di Zona Laut Daulah Umayyah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Selat Gibraltar: Abadinya...
Selat Gibraltar: Abadinya Nama Sang Panglima Perang Islam dalam Peta Dunia
Kiai Said: Muslim China...
Kiai Said: Muslim China Bisa Menjadi Jembatan Penghubung Peradaban Global
MABIMS Sepakati 8 Resolusi...
MABIMS Sepakati 8 Resolusi Falak, Indonesia Tuan Rumah Bimtek Hisab Rukyat 2026
Buldantour Tawarkan...
Buldantour Tawarkan Pendidikan Bersertifikat Resmi di Masjid Nabawi Setahun Penuh
Raja’ bin Haiwah:...
Raja’ bin Haiwah: Pemegang Surat Wasiat Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik
Khalifah Umar bin Abdul...
Khalifah Umar bin Abdul Aziz Punya Anak 15 Orang, Abdul Malik yang Paling Bersinar
Rekomendasi
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Fenomena Aneh, Ribuan...
Fenomena Aneh, Ribuan Capung Serbu Pantai Rhode Island AS
10 Fenomena Alam Misterius...
10 Fenomena Alam Misterius yang Membius Mata Manusia
Artikel Terkini
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Infografis
Piala Eropa 2020: Prancis...
Piala Eropa 2020: Prancis dan Spanyol Raih Hasil Seri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved