Syahadat yang Ikhlas: Kunci Masuk Surga, Menolak Neraka
Senin, 13 Juli 2020 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian Abu Jahal menjawab, "Jangankan satu kalimat, sepuluh kalimat berikan kepadaku."
Kemudian, Rasulullah pun mengatakan, "Ucapkanlah laa ilaha illa Allah dan Muhammad Rasulullah."
Abu Jahal pun menjawab, "Kalau itu yang engkau minta, berarti engkau mengumandangkan peperangan dengan semua orang Arab dan bukan Arab."
Baca juga: Dua Lelaki Aneh yang Saling Menolak Sebagai Pemilik Gentong Emas
Penolakan Abu Jahal kepada kalimat ini bukan karena dia tidak paham akan makna dari kalimat itu. Abu Jahal justru tidak mau menerima sikap yang mesti tunduk, taat, dan patuh hanya kepada Allah SWT.
Jika bersikap seperti itu, Abu Jahal menyadari bahwa semua orang akan tidak tunduk lagi kepadanya. Abu Jahal ingin mendapatkan loyalitas dari kaum dan bangsanya. Jika dia mengikuti untuk bersyahadat, artinya Abu Jahal dan para pembesar itu menerima semua aturan dan segala akibatnya.
Orang-orang yang senantiasa membaca dan mengucapkan kalimat laa ilaaha illallah maka dapat menjadi penghuni surga dengan cara masuk melalui salah satu dari delapan pintu surga yang kita sukai.
Baca juga: Nabi Adam Lupa Telah Berikan 40 Tahun Umurnya kepada Nabi Daud
Kebaikan Paling Utama
Selain bisa membawa manusia terbebas dari neraka, kalimat laa ilaaha illallah juga merupakan kebaikan yang paling utama yang kita dapatkan jika membacanya. Abu Dzar pernah bertanya: “Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajari aku amalan yang dapat menjauhkanku dari neraka”.
Nabi SAW bersabda “apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapat sepuluh yang semisal”.
Lalu Abu Dzar berkata, “wahai Rasulullah, apakah kalimat laa ilaaha illallah merupakan kebaikan?
Baca juga: Kisah Nabi dan Desa Semut: Binatang yang Tidak Boleh Dibunuh
Nabi SAW bersabda “kalimat itu merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan”.
Zikir merupakan salah satu ibadah yang wajib di jalani kaum muslim dan muslimin, hal tersebut di anjurkan agar kita senantiasa mengingat Allah SWT dalam keadaan apapun. Ada berbagai macam bacaan zikir yang dapat kita baca, namun kalimat laa ilaaha illallah menjadi bacaan zikir yang paling utama di mata Allah SWT. (Baca juga: Kisah Nabi Musa dan Anak yang Saleh, Pemilik Sapi Betina )
Kemudian, Rasulullah pun mengatakan, "Ucapkanlah laa ilaha illa Allah dan Muhammad Rasulullah."
Abu Jahal pun menjawab, "Kalau itu yang engkau minta, berarti engkau mengumandangkan peperangan dengan semua orang Arab dan bukan Arab."
Baca juga: Dua Lelaki Aneh yang Saling Menolak Sebagai Pemilik Gentong Emas
Penolakan Abu Jahal kepada kalimat ini bukan karena dia tidak paham akan makna dari kalimat itu. Abu Jahal justru tidak mau menerima sikap yang mesti tunduk, taat, dan patuh hanya kepada Allah SWT.
Jika bersikap seperti itu, Abu Jahal menyadari bahwa semua orang akan tidak tunduk lagi kepadanya. Abu Jahal ingin mendapatkan loyalitas dari kaum dan bangsanya. Jika dia mengikuti untuk bersyahadat, artinya Abu Jahal dan para pembesar itu menerima semua aturan dan segala akibatnya.
Orang-orang yang senantiasa membaca dan mengucapkan kalimat laa ilaaha illallah maka dapat menjadi penghuni surga dengan cara masuk melalui salah satu dari delapan pintu surga yang kita sukai.
Baca juga: Nabi Adam Lupa Telah Berikan 40 Tahun Umurnya kepada Nabi Daud
Kebaikan Paling Utama
Selain bisa membawa manusia terbebas dari neraka, kalimat laa ilaaha illallah juga merupakan kebaikan yang paling utama yang kita dapatkan jika membacanya. Abu Dzar pernah bertanya: “Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajari aku amalan yang dapat menjauhkanku dari neraka”.
Nabi SAW bersabda “apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapat sepuluh yang semisal”.
Lalu Abu Dzar berkata, “wahai Rasulullah, apakah kalimat laa ilaaha illallah merupakan kebaikan?
Baca juga: Kisah Nabi dan Desa Semut: Binatang yang Tidak Boleh Dibunuh
Nabi SAW bersabda “kalimat itu merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan”.
Zikir merupakan salah satu ibadah yang wajib di jalani kaum muslim dan muslimin, hal tersebut di anjurkan agar kita senantiasa mengingat Allah SWT dalam keadaan apapun. Ada berbagai macam bacaan zikir yang dapat kita baca, namun kalimat laa ilaaha illallah menjadi bacaan zikir yang paling utama di mata Allah SWT. (Baca juga: Kisah Nabi Musa dan Anak yang Saleh, Pemilik Sapi Betina )
(mhy)
Lihat Juga :