Kisah Nabi Isa yang Dianggap Melanggar Hari Sabat
Senin, 09 Januari 2023 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dikisahkan bahwa suatu hari Yesus, putra Maryam, sedang berada di tempat kerja Yusuf, Si Tukang Kayu. Ketika sepotong papan dirasa kependekan, Yesus menariknya, dan entah bagaimana kayu itu, dengan cara tertentu, menjadi lebih panjang.
Ketika kisah ini terdengar oleh khalayak, sebagian berkata, "Yang Ia lakukan itu mukjizat, niscaya anak ini akan menjadi orang suci."
Kata yang lain, "Kami tidak mempercayainya, kecuali jika kami melihatnya dengan mata kami sendiri.
"Kelompok ketiga berkata, "Mukjizat itu tidak mungkin benar adanya, karena itu harus dihapuskan dari buku-buku."
Ketiga kelompok itu, dengan perkiraan masing-masing, mendapat jawaban yang sama sebab tak ada dari mereka yang mengetahui tujuan dan arti sesungguhnya yang terkandung dalam pernyataan: "Ia memanjangkan sepotong papan."
Menurut Idries Shah, para pengarang Sufi sering kali menganggap Yesus sebagai Jalan (a Master of the Way).
Sebagai tambahan, ada banyak sekali tradisi lisan tentang Yesus di Timur Tengah sekarang, yang menunggu seorang penulis. Kisah ini ditemukan, dengan sedikit perbedaan bentuk, dalam lebih dari satu koleksi Darwis.
Para Sufi berkata bahwa 'Anak seorang Tukang Kayu' dan penamaan berdasarkan profesi lainnya yang disandangkan pada karakter-karakter dalam Injil merupakan penyebutan belaka dan tidak secara memadai menerangkan pekerjaan seseorang.
Baca juga: Kisah Sufi: Ketika Setan Kehilangan Pekerjaan
Ketika kisah ini terdengar oleh khalayak, sebagian berkata, "Yang Ia lakukan itu mukjizat, niscaya anak ini akan menjadi orang suci."
Kata yang lain, "Kami tidak mempercayainya, kecuali jika kami melihatnya dengan mata kami sendiri.
"Kelompok ketiga berkata, "Mukjizat itu tidak mungkin benar adanya, karena itu harus dihapuskan dari buku-buku."
Ketiga kelompok itu, dengan perkiraan masing-masing, mendapat jawaban yang sama sebab tak ada dari mereka yang mengetahui tujuan dan arti sesungguhnya yang terkandung dalam pernyataan: "Ia memanjangkan sepotong papan."
Menurut Idries Shah, para pengarang Sufi sering kali menganggap Yesus sebagai Jalan (a Master of the Way).
Sebagai tambahan, ada banyak sekali tradisi lisan tentang Yesus di Timur Tengah sekarang, yang menunggu seorang penulis. Kisah ini ditemukan, dengan sedikit perbedaan bentuk, dalam lebih dari satu koleksi Darwis.
Para Sufi berkata bahwa 'Anak seorang Tukang Kayu' dan penamaan berdasarkan profesi lainnya yang disandangkan pada karakter-karakter dalam Injil merupakan penyebutan belaka dan tidak secara memadai menerangkan pekerjaan seseorang.
Baca juga: Kisah Sufi: Ketika Setan Kehilangan Pekerjaan
(mhy)
Lihat Juga :