Berburu Makanan Berbuka Puasa di Pasar Tumpah Kaliurang

Sabtu, 27 Juni 2015 - 16:26 WIB
Berburu Makanan Berbuka...
Berburu Makanan Berbuka Puasa di Pasar Tumpah Kaliurang
A A A
YOGYAKARTA - Banyak pilihan tempat untuk berburu makanan takjil di seputaran Yogyakarta. Begitu juga dengan aneka makanan yang dijajakan para pedagang musiman ini.

Kondisi seperti ini salah satunya dapat ditemui di sepanjang Jalan Kaliurang KM 14-15, yang tak jauh dari salah satu Perguruan Tinggi (PT) di Yogyakarta. Setelah Ashar, mulai terlihat para pedagang menyiapkan lapak yang akan dibukanya.

Para pedagang ini dari berbagai macam kalangan, seperti warga setempat, atau juga sekumpulan mahasiswa dan mahasiswi yang sengaja mencari tambahan uang saku dengan berjualan.

Macam makanan atau minumannya pun hampir sama dengan tempat ngabuburit lainnya, seperti risol, nasi kuning, nasi teri, atau yang lainnya.

Namun, para pengunjung dipastikan tergoda jika mendatangi salah satu lapak, milik Wartono (64), warga Lodadi, Kecamatan Ngemplak, Sleman, DIY.

Tumpukan sayur yang masih segar yang dijajakan di lapaknya cukup menarik gairah untuk memesannya. "Makanan tradisional, pecel dan lotek. Ya memang ini sayur-sayurnya dipilih yang masih segar-segar saja," katanya.

Berjualan makanan tradisional saat puasa seperti ini memang sudah dilakukannya sejak 1988 di tempat tersebut. Untuk harga satu porsi pecel misalnya, pembeli cukup membayar Rp5.000.

"Sayur-sayurnya paling banyak memakai sawi hijau dan putih. Selain segar-segar, porsinya banyak dan murah. Memang berbuka akan lebih nikmat dengan makanan tradisional seperti ini," kata salah satu pembeli, Subandiono (30), warga Ngaglik, Sleman.

Jika datang ke tempat ini, meski para pedagang tumpuh di sepanjang tepi jalan, tak perlu khawatir masalah lahan parkirnya. Karena, warga setempat sudah menyediakan lahan khusus bagi pengunjung yang memang sengaja hanya ingin berburu makanan takjil.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramadhan, Bulan Menjaga...
Ramadhan, Bulan Menjaga Lisan dan Mencuci Dosa-dosa
3 Waktu Terkabulnya...
3 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan
Muhammadiyah: Puasa...
Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Hakikat Kesabaran
Hakikat Kesabaran
Marhaban Ya Syahru Siyam,...
Marhaban Ya Syahru Siyam, Ini 15 Keutamaan Ramadhan dan Dalilnya
9 Nama Julukan Ramadhan...
9 Nama Julukan Ramadhan yang Tidak Dimiliki Bulan Lain
Rekomendasi
5 Tokoh Muslim yang...
5 Tokoh Muslim yang Mengguncang Peradaban Barat
Fenomena Cahaya Misterius...
Fenomena Cahaya Misterius Ini Muncul saat Detik-detik Maroko Diguncang Gempa
Suhu Panas di Prancis...
Suhu Panas di Prancis Mencapai 80 Derajat Celcius, Bisa untuk Goreng Telur!
Artikel Terkini
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved