Hikmah Bersedekah Terbaik, Meraih Kebajikan Sempurna

loading...
Hikmah Bersedekah Terbaik, Meraih Kebajikan Sempurna
Hikmah Bersedekah Terbaik, Meraih Kebajikan Sempurna
Bulan Ramadan adalah bulan yang paling tepat untuk memperbanyak bersedekah. Dengan memperbanyak amalan sedekah di bulan yang mulia ini, umat Muslim akan mendapatkan keajaiban dari Allah SWT.

Hikmah bersedekah ini disampaikan oleh Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an Anwar Sani dalam Spirit of Ramadan (SOR) usai salat berjamaah di kantor Pertamina Gas, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Tim SOR PPPA Daarul Qur’an memang terus menjelajah ke kantor-kantor, instansi pemerintahan, kampus-kampus maupun komunitas untuk menjalin silaturahmi kepada masyarakat. Program ini merupakan salah satu ikhtiar PPPA Daarul Qur’an menyiarkan dakwah Islam khususnya pada bulan Ramadan, bulan suci nan mulia dan penuh keberkahan ini.

Melalui tema ''Meraih Kebajikan Sempurna'' dalam kajian SOR kali ini Ustaz Sani sapaan akrabnya menyampaikan hikmah yang ia dapat saat bersedekah. Ia menceritakan pengalamannya sendiri yang mendapat keajaiban dari Allah setelah menyedekahkan barang yang kala itu sangat berarti baginya. Saat itu, Ustaz Sani mengaku tak sanggup membayar cicilan mobil yang dibelinya secara kredit. Uang hasil rental mobil tak mampu menutupi biaya servis ataupun bensin perbulannya.

''Saya ngadu ke Ustaz Yusuf Mansur, punya masalah enggak bisa bayar cician mobil. Ustaz nyuruh saya untuksedekahinmobil itu. Kaget saya, ketar-ketirwongcicilan masih dua tahun lagi, tapi ustaz malah nyuruh begitu. Kata ustaz saat itu, biar Allah yangselesaiincicilannya,” ujarnya mengingat pengalamannya saat pertama kali menyedekahkan barang yang paling ia cintai.

Namun, ia percaya firman Allah Surat Al Imran ayat 92 yang artinya ''Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya”.

Meski tak disetujui sang istri kala itu, ia pun akhirnya mengambil keputusan untuk menyedekahkan mobil kesayangannya. ''Udah, Bismillah, saya yakinajawaktu itu sama Allah pasti bantunyelesaiin. Dan ternyatabener,Alhamdulillah, Allah tunjukkin cara-caranya yang manusia enggak sampai mikir ke sana,” tuturnya.



Usai menyedekahkan mobil, Ustaz Sani mengaku mendapat sejumlah kebahagiaan mulai dari cicilan mobil yang selalu terbayar setiap bulannya, sampai karir yang membaik hingga ia mendapat mobil operasional untuk berangkat kerja setiap hari. ''MasyaAllah, dulu saya punya mobil tapi enggak pernah bisa pakai karena mobilnya kerja, direntalin biar bisa bayar cicilan. Sekarang saya tinggal pilih mau pakai mobil yang mana,” ucapnya.

Selain menceritakan pengalamannya mendapat hikmah sedekah. Ia juga menyampaikan kisah sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Abdurrhman bin 'Auf yang gemar bersedekah. Sampai suatu ketika Aisyah r.a berbisik kepada salah seorang sahabat, ''Aku pernah mendengar RasulullahbersabdaAku melihat Abdurrahman bin 'Auf memasuki syurga dengan merangkak.”

Ucapan itu sampai ke telinga Abdurrahman, lalu ia mendatangi Aisyah untuk menanyakan hal itu.Setelah mendengar cerita itu langsung dari Aisyah, Abdurrahman langsung menyedekahkan seluruh hartanya yakni 700 unta yang setiap harinya mengguncang Madinah.

Lalu Aisyah pun berkata, ''Wahai Abdurrahman, kenapa Rasulullah mengatakan engkau akan masuk surga dengan cara merangkak. Sebab, surga begitu dekat denganmu jadi engkau tidak perlu berjalan apa lagi berlari untuk masuk ke sana”.

''Maka, ketika kita bersedekah yang terbaik. Allah juga akan memberikan yang terbaik untuk kita. Semoga apa pun yang kita kerjakan, lakukan di bulan Ramadan ini bermanfaat dan menjadi berkah,”tutup Ustaz Sani yang langsung diaamiini seluruh pimpinan dan staf Pertamina Gas.


Sumber: www.pppa.or.id
(aww)
cover top ayah
وَقَالَ الشَّيۡطٰنُ لَـمَّا قُضِىَ الۡاَمۡرُ اِنَّ اللّٰهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ الۡحَـقِّ وَوَعَدْتُّكُمۡ فَاَخۡلَفۡتُكُمۡ‌ؕ وَمَا كَانَ لِىَ عَلَيۡكُمۡ مِّنۡ سُلۡطٰنٍ اِلَّاۤ اَنۡ دَعَوۡتُكُمۡ فَاسۡتَجَبۡتُمۡ لِىۡ‌ ۚ فَلَا تَلُوۡمُوۡنِىۡ وَلُوۡمُوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ مَاۤ اَنَا بِمُصۡرِخِكُمۡ وَمَاۤ اَنۡتُمۡ بِمُصۡرِخِىَّ‌ ؕ اِنِّىۡ كَفَرۡتُ بِمَاۤ اَشۡرَكۡتُمُوۡنِ مِنۡ قَبۡلُ‌ ؕ اِنَّ الظّٰلِمِيۡنَ لَهُمۡ عَذَابٌ اَ لِيۡمٌ
Dan setan berkata ketika perkara (hisab) telah diselesaikan, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.” Sungguh, orang yang zhalim akan mendapat siksaan yang pedih.

(QS. Ibrahim:22)
cover bottom ayah
preload video