Biografi Abu Bakar, Sahabat Paling Terdepan Membela Rasulullah SAW

loading...
Biografi Abu Bakar, Sahabat Paling Terdepan Membela Rasulullah SAW
Biografi Abu Bakar, Sahabat Paling Terdepan Membela Rasulullah SAW
Abu Bakar radhiallahu 'anhu (RA) bernama lengkap 'Abdullah bin Abu Quhafah atau lebih dikenal dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Beliau termasuk salah satu orang yang awal memeluk Islam dan khalifah pertama sepeninggal Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW).

Nasab beliau bertemu nasabnya Nabi pada kakeknya Murrah bin Ka'ab bin Lu'ai. Abu Bakar adalah sahabat yang paling terdepan membela Rasulullah SAW. Ada yang berkata bahwa Abu Bakardijuluki 'ash-Shiddiq' karena saat peristiwa isra' mi'raj, orang-orang mendustakan kejadian itu, sedangkan Abu Bakar langsung membenarkannya.

Keistimewan Abu Bakar telah diceritakan dalam Kitab Al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Katsir; Shifatush-Shofwah karya Ibnul Jauzi, Tahdzib Syarh Ath-Thahawiyah; Al-Kaba'ir karya Adz-Dzahabi dan masih banyak kitab lainnya.

Sosok Abu Bakar mendapat tempat tertinggi di sisi Rasulullah SAW. Dari Amru bin al-Ash, bahwa Rasulullah mengutusnya atas pasukan Dzatus Salasil:



"Aku lalu mendatangi beliau dan bertanya 'Siapa manusia yang paling engkau cintai?' beliau bersabda: "Aisyah". aku berkata: 'kalau dari lelaki?' beliau menjawab: "ayahnya (Abu Bakar)". 'Lalu siapa?' Beliau menjawab: "Umar" lalu menyebutkan beberapa orang lelaki." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

"Sesungguhnya Allah telah menjadikanku sebagai kekasih-Nya, sebagaimana Dia menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya. Dan kalau saja aku mengambil dari umatku sebagai kekasih, akan aku jadikan Abu Bakar sebagai kekasih." (HR. Bukhari dan Muslim)

Beliau SAW juga bersabda: "Sesungguhnya Allah telah mengutusku kepada kalian semua. Namun kalian malah berkata `kamu adalah pendusta. Sedangkan Abu Bakar membenarkan (ajaranku). Dia telah membantuku dengan jiwa dan hartanya. Apakah kalian akan meninggalkan aku (dengan meninggalkan) sahabatku?" Rasulullah mengucapkan kalimat itu 2 kali. Sejak itu Abu bakar tidak pernah disakiti (oleh seorangpun dari kaum muslimin). (HR Al-Bukhari)



Kisah yang Mengharukan
Dalam riwayat Al-Bukhari dari Aisyah RA bahwa ketika Rasulullah SAW wafat, Abu Bakar datang dengan menunggang kuda dari rumah beliau di daerah Sunnah. Beliau turun dari tunggangannya dan kemudian masuk ke masjid. Beliau tidak mengajak seorang pun untuk berbicara sampai akhirnya masuk ke dalam rumah Aisyah.
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
وَقَالَ الشَّيۡطٰنُ لَـمَّا قُضِىَ الۡاَمۡرُ اِنَّ اللّٰهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ الۡحَـقِّ وَوَعَدْتُّكُمۡ فَاَخۡلَفۡتُكُمۡ‌ؕ وَمَا كَانَ لِىَ عَلَيۡكُمۡ مِّنۡ سُلۡطٰنٍ اِلَّاۤ اَنۡ دَعَوۡتُكُمۡ فَاسۡتَجَبۡتُمۡ لِىۡ‌ ۚ فَلَا تَلُوۡمُوۡنِىۡ وَلُوۡمُوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ مَاۤ اَنَا بِمُصۡرِخِكُمۡ وَمَاۤ اَنۡتُمۡ بِمُصۡرِخِىَّ‌ ؕ اِنِّىۡ كَفَرۡتُ بِمَاۤ اَشۡرَكۡتُمُوۡنِ مِنۡ قَبۡلُ‌ ؕ اِنَّ الظّٰلِمِيۡنَ لَهُمۡ عَذَابٌ اَ لِيۡمٌ
Dan setan berkata ketika perkara (hisab) telah diselesaikan, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.” Sungguh, orang yang zhalim akan mendapat siksaan yang pedih.

(QS. Ibrahim:22)
cover bottom ayah
preload video