Kisah Abu Hanifah Kecil dan Ulama Sombong

loading...
Kisah Abu Hanifah Kecil dan Ulama Sombong
Kisah Abu Hanifah Kecil dan Ulama Sombong
Ada satu kisah menarik disampaikan Habib Quraisy Baharun(pimpinan Ponpes As-Shidqu Kuningan) yang mengingatkan kita betapa kesombongan sangat dibenci Allah Ta'ala. Kisah ini dinukil dari Kitab Fathul Majid karya Syeikh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi As-Syafi'i.

Dikisahkan, saat Imam Abu Hanifah berusia 7 tahun, ada seorang ulama berilmu luas dan tiada bandingannya bernama Dahriyah. Seluruh ulama pada masa itu tidak ada yang mampu menandinginya saat berdebat, terutama dalam hal Tauhid.

Maka muncullah sifat kesombongannya, bahkan ia berani mengatakan bahwa Allah itu tidak ada. Pada suatu pagi para ulama dikumpulkan di sebuah majelis milik Syeikh Himad (guru Imam Abu Hanifah). Hari itu Abu Hanifah kecil ikut hadir dalam perkumpulan majelis itu.

Dahriyah pun naik ke mimbar lalu berkata dengan sombong dan congkaknya: "Siapakah di antara kalian hai para ulama yang akan sanggup menjawab pertanyaanku?"



Sejenak suasana hening, para ulama semua diam, namun tiba-tiba berdirilah Abu Hanifah kecil dan berkata: "Omongan apa ini? Maka barang siapa tahu pasti ia akan menjawab pertanyaanmu."

"Siapa kamu hai anak ingusan, berani kamu bicara denganku. Tidakkah kamu tahu, bahwa banyak yang berumur tua, bersorban besar, para pejabat, dan para pemilik jubah kebesaran, mereka semua kalah dan diam dari pertanyaanku, kamu masih ingusan dan kecil berani menantangku," kata Dahriyah.

Abu Hanifah menjawab: "Allah tidak menyimpan kemuliaan dan keagungan kepada pemilik sorban yang besar dan para pejabat dan para pembesar, tetapi kemuliaan hanya diberikan kepada al-Ulama."



"Apakah kamu akan menjawab pertanyanku?" tanya Dahriyah.
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
فَقَضٰٮهُنَّ سَبۡعَ سَمٰوَاتٍ فِىۡ يَوۡمَيۡنِ وَاَوۡحٰى فِىۡ كُلِّ سَمَآءٍ اَمۡرَهَا‌ ؕ وَزَ يَّـنَّـا السَّمَآءَ الدُّنۡيَا بِمَصَابِيۡحَ ‌ۖ وَحِفۡظًا ‌ؕ ذٰ لِكَ تَقۡدِيۡرُ الۡعَزِيۡزِ الۡعَلِيۡمِ
Lalu diciptakan-Nya tujuh langit dalam dua masa dan pada setiap langit Dia mewahyukan urusan masing-masing. Kemudian langit yang dekat (dengan bumi), Kami hiasi dengan bintang-bintang, dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara. Demikianlah ketentuan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.

(QS. Fussilat:12)
cover bottom ayah
preload video