Terlalu Kaya, Abdurrahman bin Auf Telat Masuk Surga Setengah Hari

loading...
Terlalu Kaya, Abdurrahman bin Auf Telat Masuk Surga Setengah Hari
Terlalu Kaya, Abdurrahman bin Auf Telat Masuk Surga Setengah Hari
Ustaz Miftah El-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Siang itu Kota Madinah yang berpasir terik menyengat dikejutkan oleh serombongan pasukan berkuda yang dipenuhi barang-barang berharga. Terang saja, penduduk Madinah gempar dibuatnya sekaligus resah. Sebab mereka menduga jangan-jangan ada pasukan musuh yang telah memasuki Kota Madinah dan menyerang mereka secara tiba-tiba.

Ada sekitar 700 rombongan orang membawa barang-barang yang memenuhi punggung kuda-kuda gagah dan terbaik itu. Untuk memastikan bahwa pasukan itu bukan pasukan musuh yang bermaksud menyerang mereka, sebagian penduduk Madinah pun berlarian keluar.

Ternyata, pasukan berkuda itu bukan pasukan musuh, melainkan rombongan berkuda para pedagang yang membawa sekitar 700 ekor kuda yang membawa barang-barang dari luar negeri.

Hebatnya lagi, semua barang dagangan itu ternyata hanya dimiliki seorang pengusaha. Siapakah dia? Pemiliknya adalah seorang pengusaha kaya dermawan bernama Abdurrahman bin Auf, sahabat Nabi yang merupakan golongan orang pertama yang memeluk Islam. Abdurrahman bin Auf adalah seorang pengusaha terkemuka sekaligus miliader di Kota Makkah yang telah meninggalkan semua aset kekayaannya sehingga tak tersisa sedikit pun lagi kekayaannya.



Beliau meninggalkan semua hartanya hanya karena ingin ikut berhijrah bersama Rasulullah SAW ke Kota Madinah. Setiba di Kota Madinah, Abduurahman bin Auf si pengusaha kaya raya itu pun menjadi miskin tak memiliki apa-apa.

Memang ada di antara para sahabat Anshar yang kemudian menawarkannya separuh modal perdagangan dari aset kekayaan sahabat Anshar itu, namun ditolak halus oleh Abdurrahman bin Auf.

Abdurrahman bin Auf hanya meminta agar ditunjukkan dimana lokasi pasar terdekat di Kota Madinah. Beliau memulai bisnis barunya tanpa memiliki modal uang sepeser pun. Namun, begitulah DNA kaya yang dimiliki oleh seorang Abdurrahman bin Auf.



Tak berselang lama berbisnis, ia kembali meraih kekayaan yang berlipat ganda. Ia berhasil kembali menjadi seorang milyader kaya raya di Kota Madinah. Salah satunya, kekayaan yang dibawanya masuk ke Kota Madinah dengan membawa barang-barang impor sebanyak 700 ekor kuda-kuda terbaik atau boleh dibayangkan sekarang mungkin nilainya sekitar 70 kontainer barang-barang impor bermerk serta berkualitas tinggi.
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوۡرِ عِنۡدَ اللّٰهِ اثۡنَا عَشَرَ شَهۡرًا فِىۡ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوۡمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ مِنۡهَاۤ اَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ‌ ؕ ذٰ لِكَ الدِّيۡنُ الۡقَيِّمُ ۙ فَلَا تَظۡلِمُوۡا فِيۡهِنَّ اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ وَقَاتِلُوا الۡمُشۡرِكِيۡنَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوۡنَكُمۡ كَآفَّةً‌  ؕ وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الۡمُتَّقِيۡنَ
Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzhalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.

(QS. At-Taubah:36)
cover bottom ayah
preload video