Gelandang, Pengemis & Anjal di Mulai Marak di Depok

Jum'at, 11 Juli 2014 - 19:41 WIB
Gelandang, Pengemis...
Gelandang, Pengemis & Anjal di Mulai Marak di Depok
A A A
DEPOK - Para gelandangan, pengemis dan anak jalanan (anjal) kembali menyerbu kota Depok untuk mengais rezeki. Mereka memanfaatkan bulan Ramadan untuk mendapatkan sedekah sebanyak-banyaknya.

Para pengemis dan anjal ini mulai terlihat di pinggir-pinggir jalan dan lampu merah. Sebut saja Jalan Margonda, pertigaan jembatan layang Arif Rahman Hakim, Jalan Juanda, Jalan Nusantara, Jalan Tole Iskandar, Jalan Raya Sawangan, Jalan Pitara, dan lainnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok Diah Sadiah mengaku berkoordinasi dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak tegas anjal dan gepeng.

Apalagi Depok sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur sanksi tegas hingga pidana dan denda kepada warga yang memberikn uang kepada pengemis dan anjal.

"Kami tegakkan perda, yang mengamankan dan menangkap adalah Satpol PP, bukan hanya gepeng dan anjal, kami juga fokus tiap hari mengurusi anak terlantar, kami juga kerahkan tenaga sosial di tiap kecamatan dan di kantor kami juga ada," jelasnya di Depok, Jumat (11/7/2014).

Berbagai modus dilakukan para gepeng dan anjal seperti membawa anak bayi untuk mengharap belas kasihan. Diah juga menjelaskan, para anjal lebih senang mengamen dan menggelandang ketimbang mengikuti diklat.

"Budaya malas ini harus diberantas, dikasih uang saku dihitung-hitung sama dia lebih besar penghasilan mengamen katanya dibanding ikut diklat, ini memang terkait mental," jelasnya.

Diah juga mengantisipasi mencegah 'kiriman' pasokan pengemis dari kota luar Depok. Sebab, banyak pengemis di Depok bukan warga Depok, tetapi pendatang.

"Hasil jangkauan maka kita bina di panti rehabilitasi, dan itu pun kan bukan penjara, harus ada budaya malu mengemis, kami pun sudah tempel berbagai imbauan peringatan kepada warga agar tak memberi uang kepada pengemis, misalnya di angkot, tetapi kadang dicopotin stiker kita sama anjal, kami berharap warga Depok bersama-sama mematuhi Perda," tegasnya.
(hyk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramadhan, Bulan Menjaga...
Ramadhan, Bulan Menjaga Lisan dan Mencuci Dosa-dosa
Muhammadiyah: Puasa...
Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Hakikat Kesabaran
Hakikat Kesabaran
3 Waktu Terkabulnya...
3 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan
Marhaban Ya Syahru Siyam,...
Marhaban Ya Syahru Siyam, Ini 15 Keutamaan Ramadhan dan Dalilnya
9 Nama Julukan Ramadhan...
9 Nama Julukan Ramadhan yang Tidak Dimiliki Bulan Lain
Rekomendasi
Pengakuan Misterius...
Pengakuan Misterius Keluarga Shakespeare yang Berbahaya Akhirnya Terungkap
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Ilmuwan Temukan Makhluk...
Ilmuwan Temukan Makhluk Tak Dikenal Bersembunyi di Gua Terpanjang di Dunia
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved