Doa Menghafal Alquran

loading...
Doa Menghafal Alquran
Doa Menghafal Alquran
Menghafal Alquran berbeda dengan menghafal lainnya, karena dalam menghafal Alquran, tidak diperbolehkan berbeda secara redaksional dalam membacanya. Penghafal Alquran disebut hafiz. Hafiz yang secara kata kerjanya adalah kata hafaza (menjaga alquran).

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
"Sesungguhnya kami-lah yang menurunkan Alquran, dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya." (QS. Al-Hijr [9]: 9).

Allah SWT akan menjaga dan memeliharanya dari perubahan, penggantian, penyelewengan, penambahan, dan pengurangan. (HR. HR. At-Tirmidzi, dalam kitab ad-Da'awat)

Maka, menghafal Alquran adalah membacanya dengan jelas, mengamalkan isinya, dan menyibukkan diri dengan mentadaburi, mengambil kesimpulan, mempelajari, dan mengajarkannya.

Ketika Ali mengeluh kepada Rasulullah tentang hafalannya dan berkata, "Demi ayah dan ibuku, hafalan Alquran ini terlupakan dari ingatanku, dan aku tidak mampu mengembalikan hafalan itu."

Rasulullah bersabda,
الَلّهُمَّ أَنْ أَسْأَلُكَ أَنْ تُلَزِّمَ قَلْبِي حِفْظَ كِتَابَكَ، كَمَا عَلَّمْتَنِيْ وَاْرُزقْنِي أَنْ أَتْلُوَهُ عَلَى النَّحْوِ الَّذِي يَرْضِيْكَ عَنّيِ.....
Allahumma an as aluka an tulazzima qalbii hifzha kitabaka, kama ‘allamtanii warzuqni an atluwahu ‘alan nahwilladzi yardhiika ‘annii.



"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar memenuhi hatiku dengan hafalan akan kitab-Mu, sebagaimana Engkau mengajarkan kepadaku. Karuniakanlah kepadaku agar dapat membacanya sesuai dengan yang Engkau ridai dariku." (HR. At-Tirmidzi)

Demikianlah doa menghafal Alquran yang Rasulullah SAW ajarkan kepada Ali.

Semoga bermanfaat, sobat.

BOBBY HERWIBOWO
Kauny Quantum Memory
Menghafal Alquran Semudah Tersenyum
(mhd)
cover top ayah
اَللّٰهُ يَتَوَفَّى الۡاَنۡفُسَ حِيۡنَ مَوۡتِهَا وَالَّتِىۡ لَمۡ تَمُتۡ فِىۡ مَنَامِهَا‌ ۚ فَيُمۡسِكُ الَّتِىۡ قَضٰى عَلَيۡهَا الۡمَوۡتَ وَ يُرۡسِلُ الۡاُخۡرٰٓى اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى‌ ؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰیٰتٍ لِّقَوۡمٍ يَّتَفَكَّرُوۡنَ
Allah memegang nyawa (seseorang) pada saat kematiannya dan nyawa (seseorang) yang belum mati ketika dia tidur; maka Dia tahan nyawa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran) Allah bagi kaum yang berpikir.

(QS. Az-Zumar:42)
cover bottom ayah
preload video