Pilih Waktu yang Tepat

loading...
Pilih Waktu yang Tepat
Pilih Waktu yang Tepat
Masing-masing orang punya waktu yang cocok untuk menghafal Alquran. Biasanya mereka mendawamkan tahfiz Alquran di antara waktu berikut: sebelum dan sesudah Subuh. Bada Ashar atau sebelum dan sesudah Maghrib.

Kuncinya adalah rutinitas, meskipun hanya dalam beberapa menit. Hal terpenting adalah anda berkomitmen menyediakan waktu khusus untuk menghafal Alquran.

Saat anak-anak saya masih berusia dua tahun, istri saya memangku satu per satu anak-anak kami dalam tiga waktu bening; bada Subuh, bada Maghrib dan jelang tidur.

Dipangkuan beliau, semua anak kami dibacakan lima kali dengan bacaan yang tartil mulai dari An Naas. Subhanallah hanya dalam tempo dua-tiga hari saja, anak-anak sudah bisa menguasai dengan benar. Lalu melangkah ke Al Falaq, Al Ikhlas dan seterusnya.



Alhamdulillah pola ini yang kami terapkan pada anak-anak. Hingga tak terasa juz 30 mereka hafal. Lalu lanjut ke juz 29 dan ke 28. Hal yang lebih saya syukuri adalah anak-anak kami bisa mengerti baca Alquran dengan baik dan benar secara otomatis setelah talaqqi dengan ummi mereka pada tiga waktu bening.

Kalau anda penasaran berapa lama waktu khusus yang perlu disiapkan untuk menghafal Alquran. Saya berani menjawab, 15 menit saja bahkan kurang dari itu. Namun yang terpenting adalah, tetapkan waktu khusus dan buat komitmen untuk menghafal Alquran setiap hari, walau hanya 15 menit.

Insya Allah, saat awal anda memulai mungkin hanya satu ayat saja dalam sehari bisa anda hafalkan. Namun setelah beberapa lama anda tetapkan waktu khusus untuk menghafal, maka percayalah sedikit demi sedikit anda akan raasakan bahwa menghafal Alquran itu sungguh mudah dan amat menyenangkan.

Yuk set alarm masing-masing dan buatlah agenda rutin untuk menghafal Alquran. Saling doakan yah semoga kita semua menjadi hafiz Alquran.

BOBBY HERWIBOWO
Kauny Quantum Memory
Menghafal Alquran Semudah Tersenyum
(mhd)
cover top ayah
وَاِذَا مَسَّ الۡاِنۡسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنۡۢبِهٖۤ اَوۡ قَاعِدًا اَوۡ قَآٮِٕمًا ۚ فَلَمَّا كَشَفۡنَا عَنۡهُ ضُرَّهٗ مَرَّ كَاَنۡ لَّمۡ يَدۡعُنَاۤ اِلٰى ضُرٍّ مَّسَّهٗ‌ؕ كَذٰلِكَ زُيِّنَ لِلۡمُسۡرِفِيۡنَ مَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ
Apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu darinya, dia kembali ke jalan yang sesat, seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk menghilangkan bahaya yang telah menimpanya. Begitulah, orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang mereka kerjakan.

(QS. Yunus:12)
cover bottom ayah
preload video