Pecat Syaikh Kurani sebagai Hakim, Sultan Muhammad Al-Fatih Menyesal

Selasa, 21 Juli 2020 - 13:28 WIB


Di antara pembukaan syairnya:

”Dia adalah matahari, hanya saja dia adalah singa pemberani

Dia adalah laut, hanya saja dia adalah raja di muka bumi.”

Penulis buku Asy-Syaqaiq An-Nu’maniyyah menulis biografinya dengan mengatakan: “Dia berbicara dengan Sultan dengan menyebut nama dan tidak membungkuk saat berhadapan dengannya. Dia tidak pernah mencium tangan Sultan. Dia hanya bersalaman biasa saja, dan tidak pernah datang menemui Sultan, kecuali ada seseorang yang diutus Sultan dan memintanya datang untuk menemuinya. Dia berkata pada Sultan, ‘Makananmu haram, pakaianmu haram, maka hendaklah engkau hati-hati’"

Pengarang buku ini menyebutkan jejak langkah Syaikh Al Kurani yang menunjukkan ia termasuk ulama yang mengamalkan ilmunya.

Tidak sekali pun Sultan mendengar seorang alim yang ditimpa kesulitan hidup atau kelaparan di tempatnya tinggal, kecuali dia akan datang kepadanya dan akan memberikan semua apa yang dia butuhkan. ( )

(mhy)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
وَزَكَرِيَّاۤ اِذۡ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرۡنِىۡ فَرۡدًا وَّاَنۡتَ خَيۡرُ الۡوٰرِثِيۡنَ‌
Dan ingatlah kisah Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri tanpa keturunan dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.

(QS. Al-Anbiya Ayat 89)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More