Memaknai Keberkahan Ramadan (27): Puasa Mengajarkan Kita untuk Berserah Diri

Sabtu, 29 April 2023 - 13:55 WIB
Bulan Ramadan sejatinya juga menjadi bulan keberkahan pada sisi ini. Kita belajar membangun kesadaran akan keterbatasan dan kelemahan, sekaligus menyadari akan Wujud Yang tidak terbatas dalam kuasa dan Qudrah-Nya.

Kesadaran ini yang kemudian terekspresikan dalam sikap tawakkal dan doa yang dipanjatkan hamba-hambaNya. Puasa Ramadan menanamkan nilai tawakkal itu. "Dan sempurnakan bilangan hari puasa dan besarkan Allah." (Al-Baqarah ayat 185).

Besarkan Allah bermakna sebagai kesadaran akan kelemahan dan keterbatasan kita di hadapan Allah Yang Maha Besar. Allah melanjutkan: "Dan jika hambaKu bertanya kepadamu (Wahai Muhammad) katakan "Aku dekat. Aku perkenankan doa siapa yang berdoa kepadaKu. Maka hendaklah mereka memenuhi ajakanKu dan beriman kepadaKu. Dan Semoga mereka mendapatkan petunjuk." (Al-Baqarah: 186)

Doa dan tawakkal adalah dua keberkahan tersendiri yang Allah hadirkan di bulan Ramadan. Semoga sikap tawakkal kita di tengah ragam goncangan kehidupan semakin kuat di bulan Ramadan ini. Sekaligus semakin menyadakrkan bahwa di tengah terpaan goncangan hidup itu ada Dia yang mengendalikan segalanya. Karenanya padaNyalah semata kita memohon dan menaruh harapan. Semoga!

Baca Juga: Memaknai Keberkahan Ramadan (26): Al-Qur'an sebagai Jalan dan Tuntunan Hidup
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!