Kisah Organisasi Islam Eropa yang Difitnah Menyimpan Rahasia Kotor

Selasa, 02 Mei 2023 - 05:15 WIB
Presiden FEMYSO Hande Taner. Foto/Ilustrasi: Femyso
Presiden Forum of European Muslim Youth and Student Organisations atau FEMYSO, Hande Taner, mengungkap kisah organisasinya yang difitnah sebagai cabang perekrutan teroris . Padahal organisasi yang secara teratur berkampanye tentang isu-isu yang berkaitan dengan pemuda dan pelajar Islam ini telah memiliki jaringan di 21 negara Eropa .

Lebih dari itu, FEMYSO telah mengembangkan hubungan dengan Parlemen Eropa, Komisi Eropa, Dewan Eropa, Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sejumlah organisasi penting lainnya di tingkat Eropa dan internasional.

Baca juga: Syafruddin Dikukuhkan Jadi Wakil Presiden Dunia Melayu Dunia Islam

Berikut penuturan Hande Taner yang menyampaikan kisahnya di euobserver.com pada 26 April 2023.

Pagi hari tanggal 27 Maret adalah minggu pertama Ramadan . Saya mulai mengerjakan beberapa tugas sehubungan dengan kampanye crowdfunding terbaru kami. Pada saat itu saya menerima pemberitahuan email bahwa organisasi kami telah disebutkan dalam sebuah artikel.

Sebagai sebuah organisasi Islam , saya secara alami menganggap itu negatif, karena sebagian besar penyebutan kami telah dilakukan selama 4 tahun terakhir, tetapi ketika saya membaca tulisan itu, segera menjadi jelas bahwa ini berbeda.

Artikel di The New Yorker itu berjudul "Rahasia Kotor Kampanye Kotor". Sebagian besar isi artikel itu tidak relevan dengan organisasi kami, tetapi kemudian saya melihat bagian yang menarik minat saya.

Bagian tersebut menguraikan bagaimana agen PR Swiss bernama Alp telah membayar seorang penulis lepas memublikasikan serangkaian artikel untuk menyebarkan narasi bahwa Forum Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Muslim Eropa (FEMYSO) - organisasi saya - adalah cabang perekrutan teroris dari Muslim.

Selama bertahun-tahun kami diserang, melalui artikel dan tweet yang memiliki narasi yang sama persis dengan mengutip akademisi yang sama. Secara alami kami merilis pernyataan publik yang menguraikan fakta bahwa klaim ini memfitnah dan kontrafaktual. Kami menghubungi publikasi ini, meminta koreksi atau hak jawab — tetapi tidak ada yang diberikan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!