Marga Keturunan Nabi di India, Ada Klaim Hindustan Pelindung Keturunan Nabi Muhammad SAW

Selasa, 16 Mei 2023 - 12:23 WIB
Masyarakat juga memiliki tingkat melek huruf yang sangat tinggi. Kemerdekaan dan pemisahan India pada tahun 1947 menimbulkan trauma bagi komunitas tersebut, dengan banyak keluarga terpecah, dengan beberapa anggota pindah ke Pakistan.

Hal ini diikuti dengan dihapuskannya sistem zamindari, di mana tanah dibagikan kembali kepada mereka yang menggarap tanah. Banyak Sayyid yang bertahan di lahan tersebut kini menjadi petani skala menengah dan kecil. Sedangkan di perkotaan, telah terjadi pergeseran ke arah pekerjaan modern.

Di selatan Kerala, dengan hubungannya yang berusia dua ribu tahun dengan Arab, di Malayalam, Thangal adalah gelar kehormatan Muslim yang hampir setara dengan istilah Arab Sayyid yang diberikan kepada laki-laki yang diyakini sebagai keturunan Nabi Muhammad. Misalnya silsilah Bafaqi Thangal, seorang pemimpin Muslim terkemuka Kerala ditelusuri generasi ke-35 dari Fatima putri Nabi Muhammad.

Thangal hari ini seharusnya adalah keturunan dari keluarga Sayyid, yang bermigrasi dari kota bersejarah Tarim, di Provinsi Hadramawt, Yaman, selama abad ke-7 untuk menyebarkan Islam di Pantai Malabar.

Sayyid memilih daerah pesisir untuk didiami. Keluarga kerajaan Arakkal di Kerala memiliki asal-usul Thangal, dan penguasa terakhir, Ali Raja Mariumma Beevi Thangal menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah India setelah Kemerdekaan.

Baca juga: Garis Keturunan Mohammed bin Salman, Apakah Keturunan Nabi Muhammad?

Populasi Sayyid di India tersebar. Populasi sayyid di negara ini diperkirakan 7.017.000 orang tersebar di negara bagian seperti Uttar Pradesh (1.493.000), Maharashtra (1.108.000), Karnataka (766.000), Andhra Pradesh (727.000), Rajasthan (497.000), Bihar (419.000), Benggala Barat (372.000), Madhya Pradesh (307,0 00), Gujarat (245.000), Tamil Nadu (206.000).

Pembawa acara New Delhi Times, Tarek Fatah, menyoroti aspek sejarah India dan interaksi Hindu-Muslim. Menurutnya, kurang dari satu abad setelah kematian Nabi Muhammad, keturunan Abu Sufian merebut kendali Islam. Mereka memerangi cucu Nabi Muhammad, Imam Hussain dan keluarganya.

Banyak anggota keturunan Nabi Muhammad melarikan diri dari Kekhalifahan Umayyah dan mencari perlindungan di kerajaan Sindh India di mana Raja Dahir Hindu menyambut mereka dan membiarkan mereka menetap di bawah perlindungannya. Kini, para Sayyid adalah mata rantai India yang berharga.

Baca juga: Sejarah Berdirinya Organisasi Keturunan Nabi Muhammad di Indonesia
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!