Doa Umar bin Khattab agar Terhindar dari Fitnah dan Aib

Senin, 29 Mei 2023 - 08:34 WIB
Umar bin Khattab senantiasa berdoa agar selamat dan terhindar dari fitnah dan aib. Foto/Ilustrasi: YouTube
Umar bin Khattab senantiasa berdoa agar selamat dan terhindar dari fitnah dan aib. Doa itu adalah sebagai berikut:

رَضِينَا بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً، نَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ سُوءِ الْفِتَنِ


Rodhinaa billahi robban wa bil islaami diinan wa bi muhammadin rosulan, na’uudzu billaahi min suu-il fitani.

Artinya: Kami ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai utusan, kami berlindung kepada Allah dari keburukan fitnah.

Baca juga: Doa yang Diajarkan Rasulullah Ketika Fitnah Merajalela

Doa ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dari Anas bin Malik, dia berkata;

سَأَلُوا النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم حَتَّى أَحْفَوْهُ بِالْمَسْأَلَةِ، فَصَعِدَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ذَاتَ يَوْمٍ الْمِنْبَرَ فَقَالَ ‏”‏ لاَ تَسْأَلُونِي عَنْ شَىْءٍ إِلاَّ بَيَّنْتُ لَكُمْ ‏‏.‏ فَجَعَلْتُ أَنْظُرُ يَمِينًا وَشِمَالاً، فَإِذَا كُلُّ رَجُلٍ رَأْسُهُ فِي ثَوْبِهِ يَبْكِي، فَأَنْشَأَ رَجُلٌ كَانَ إِذَا لاَحَى يُدْعَى إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ مَنْ أَبِي فَقَالَ ‏”‏ أَبُوكَ حُذَافَةُ ‏”‏‏.‏ ثُمَّ أَنْشَأَ عُمَرُ فَقَالَ رَضِينَا بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً، نَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ سُوءِ الْفِتَنِ‏.‏ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏‏ مَا رَأَيْتُ فِي الْخَيْرِ وَالشَّرِّ كَالْيَوْمِ قَطُّ، إِنَّهُ صُوِّرَتْ لِي الْجَنَّةُ وَالنَّارُ حَتَّى رَأَيْتُهُمَا دُونَ الْحَائِطِ


Para sahabat banyak bertanya kepada Nabi SAW sehingga mereka setengah memaksa dengan pertanyaan-pertanyaan. Maka Nabi SAW suatu hari naik ke mimbar dan bersabda; “Tidaklah kalian bertanya kepadaku mengenai sesuatu, selain kujelaskan kepada kalian.” Lantas aku melihat ke kanan-kiri, tak tahunya setiap orang membungkus kepalanya di pakaiannya sambil menangis, muncullah seseorang yang jika berdebat dia dipanggil dengan nasab selain ayahnya, orang itu berujar; ‘Wahai Nabi Allah, siapakah ayahku?‘ Nabi menjawab; ‘Ayahmu adalah Hudzafah.’ Kontan Umar bergegas mengucapkan;

رَضِينَا بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً، نَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ سُوءِ الْفِتَنِ


Rodhinaa billahi robban wa bil islaami diinan wa bi muhammadin rosulan, na’uudzu billaahi min suu-il fitani.

Kami ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai utusan, kami berlindung kepada Allah dari keburukan fitnah.

Nabi SAW bersabda: "Sama sekali belum pernah kulihat keburukan dan kebaikan seperti hari ini, sebab hari ini surga dan neraka digambarkan kepadaku sehingga aku melihat kedua-duanya dibalik dinding ini."

Baca juga: Selain Al-Kahfi, Ini Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!