Mencari Warna Islami Pernikahan Hussein bin Abdullah II dengan Rajwa Al-Saif

Jum'at, 02 Juni 2023 - 10:51 WIB
Arab News melaporkan, pengantin wanita tiba di istana dengan Rolls-Royce Phantom V 1968 yang dibuat khusus untuk mendiang Ratu Zein Al-Sharaf dan dikawal oleh adik Putra Mahkota, Pangeran Hashem bin Abdullah II, dan Putri Salma binti Abdullah II. Pangeran Hashem mengantar Al-Saif ke gazebo tempat upacara pernikahan Islam berlangsung.

Kedua mempelai menandatangani dokumen akad nikah. Imam Pengadilan Hashemite Kerajaan Dr Ahmed Al-Khalaileh, yang diangkat ke posisi itu pada Januari 2021, memimpin upacara, yang diikuti oleh beberapa wanita yang melakukan Zaghrouta, atau ululasi tradisional.

Setelah itu, kerumunan berbaris di rute 10 km saat pasangan itu melakukan perjalanan ke lokasi pesta resepsi dengan Range Rover 1984 khusus sebagai bagian dari konvoi.

Baca juga: Islam Melarang Pernikahan Beda Agama, Ini Dalilnya

Iring-iringan itu menampilkan delapan Land Rover 1980-an merah dan 11 sepeda motor BMW merah. Mesin antik milik Royal Convoy Unit, bagian dari formasi militer khusus yang dikenal sebagai Royal Guards. Band Musik Angkatan Bersenjata Yordania tampil selama acara tersebut.

Seperti kebiasaan, kedatangan kedua mempelai diumumkan dengan zaffeh oleh Band Musik Angkatan Bersenjata Yordania. Semua anggota band mengenakan shemagh merah-putih, hiasan kepala tradisional untuk pria, selain seragam pakaian lengkap mereka.

Setelah melewati Arch of Sabre, pasangan itu melanjutkan melalui halaman di tengah-tengah zaffeh tradisional Yordania, menuju panggung penyambutan, di mana keluarga tersebut menyambut lebih dari 1.700 tamu.



Pengantin wanita diantar oleh adik putra mahkota, Pangeran Hashem bin Abdullah II. (Royal Hashemite Court/Arab News)

Sisa malam itu menampilkan berbagai pertunjukan oleh penyanyi lokal dan regional, grup paduan suara, band Yordania, orkestra nasional, dan grup tari rakyat.

Menurut Royal Hashemite Court, ruang resepsi di Istana Al-Husseiniya dirancang untuk menampilkan tradisi, keahlian, dan alam sekitar Yordania.

Setibanya, para tamu memasuki jalan yang membangkitkan gurun Yordania, menampilkan permadani Badui sepanjang 20 meter buatan tangan, yang dibuat khusus untuk acara ini oleh Proyek Tenun Wanita Bani Hamida di desa Mukawir di Madaba.

Baca juga: Pernikahan-pernikahan yang Tidak Sah Menurut Fiqih
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!