Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, Asal Usul Kurban Iduladha

Rabu, 28 Juni 2023 - 13:20 WIB
“Dan ceritakanlah (Hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.” (QS Maryam (19) ayat 54)

Nabi Ibrahim lalu membaringkan anaknya dan bersiap untuk melakukan penyembelihan. Tak ada rasa takut, Nabi Ismail pun bersiap dan menaati seluruh perintah sang ayah. Baik Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail nampak menunjukkan keteguhan, ketaatan dalam menjalankan perintah itu.

Melansir dari laman Baznas, ketika Nabi Ibrahim akan mengayunkan parang, Allah SWT pun langsung menggantikan tubuh Nabi Ismail dengan sembelihan yang besar. Hewan tersebut berupa seekor domba jantan dari Surga, berwarna putih, bermata bagus dan bertanduk. Kejadian itu tentu menjadi mukjizat dari Allah dan perintah penyembelihan Nabi Ismail merupakan sebuah ujian bagi Nabi Ibrahim dan sang putra untuk melihat sejauh mana keduanya taat kepada sang pencipta.

Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjadi asal mula sunnah berkurban bagi umat Islam setiap Hari Raya Idul Adha. Ibadah kurban akan selalu ditandai dengan bentuk kepasrahan kepada Allah SWT. Perintah untuk melaksanakan kurban telah tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Kautsar ayat 1-2. Ayat tersebut berbunyi:

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ, فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ


“Sesungguhnya Kami telah memberikan nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS Al-Kautsar (108) : ayat 1-2).

Baca juga: Harta Kekayaan Nabi Ibrahim dan Pengorbanan yang Luar Biasa

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!