Harta Kekayaan Nabi Ibrahim dan Pengorbanan yang Luar Biasa
Kamis, 23 Juni 2022 - 05:10 WIB
loading...
Nabi Ibrahim alaihissalam termasuk Nabi yang dianugerahi harta yang banyak. Kekayaan yang dimiliki Nabi Ibrahim justru membuat beliau semakin taat kepada Allah. Foto/dok Channel kisah islami
A
A
A
Nabi Ibrahim 'alaihissalam dikenal sebagai Bapaknya para Nabi (Abul Anbiya). Beliau adalah sosok panutan yang berkat doanya, Allah mengangkat seorang Rasul dari keturunannya menjadi penutup para Nabi yaitu Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam.
Tahukah Anda berapa harta kekayaan Nabi Ibrahim ? Barang kali kita hanya mengetahui Nabi yang kaya adalah Nabi Sulaiman 'alaihissalam. Selain Nabi Sulaiman, Allah juga memuliakan Nabi Ibrahim dengan kekayaan melimpah.
Nabi Ibrahim dijuluki "Khalilullah" yang artinya kekasih Allah. Dikisahkan, setelah gelar Al-Khalil disandang beliau, para Malaikat bertanya kepada Allah: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Mu. Padahal ia disibukkan oleh urusan kekayaannya dan keluarganya?"
Allah berfirman: "Jangan menilai hamba-Ku Ibrahim ini dengan ukuran lahiriyah, lihatlah isi hatinya dan amal baktinya!" Sebagai realisasi dari firman-Nya, Allah Ta'ala mengizinkan pada Malaikat menguji keimanan serta ketakwaan Nabi Ibrahim.
Ternyata, kekayaan dan keluarganya tidak membuat Nabi Ibrahim lalai kepada Allah. Dalam Kitab Misykatul Anwar disebutkan, Nabi Ibrahim memiliki 1.000 ekor domba, 300 lembu, dan 100 ekor unta. Riwayat lain menyebut kekayaan Nabi Ibrahim mencapai 12.000 ekor ternak. Jumlah kekayaan yang pada zamannya tergolong sangat kaya. Di zaman sekarang mungkin termasuk seorang Miliuner.
Suri Tauladan Bagi Pengusaha
![Harta Kekayaan Nabi Ibrahim dan Pengorbanan yang Luar Biasa]()
Allah menganugerahi para Nabi dan Rasul kekasih-Nya berupa harta dan tidak pernah merasa kekurangan. Nabi Ibrahim termasuk orang yang dimuliakan dengan kekayaan yang banyak.
Sebagaimana diketahui, para Nabi dan Rasul umumnya bekerja menggembala kambing dan berdagang. Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah ia berkata. "Ketika itu kami bersama Rasulullah SAW di Marr Az-Zhahran memetik buah Arak (yang batangnya biasanya dijadikan untuk bersiwak) lalu beliau bersabda: "Hendaklah kalian memetik yang hitam, karena itu yang paling baik. Lalu mereka bertanya, "Apakah engkau menggembala kambing?" Rasulullah SAW menjawab: "Bukankah tiada seorang Nabi pun kecuali telah menggembalakannya?"
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW juga bersabda: "Allah tidaklah mengutus seorang Nabi kecuali telah menggembalakan kambing."
Dalam satu riwayat (Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 2/612) disebutkan, Allah menjadikan Nabi Ibrahim sebagai mercusuar dalam menjamu tamu yang datang. Hal ini disebutkan dalam firman Allah: "Sudahkan sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (para Malaikat) yang dimuliakan? Ingatlah ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: "Salamun (salam)". (Mereka itu) orang-orang yang belum dikenalnya.
Maka diam-diam dia (Ibrahim) pergi menemui keluarganya kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar). Lalu dihidangkannya kepada mereka (tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata: "Mengapa tidak kamu makan". Maka dia (Ibrahim) merasa takut terhadap mereka. Kemudian mereka berkata: "Janganlah kamu takut". Dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan kelahiran seorang anak yang alim (Ishak)." (QS Az-Zariyat 24-28)
Tahukah Anda berapa harta kekayaan Nabi Ibrahim ? Barang kali kita hanya mengetahui Nabi yang kaya adalah Nabi Sulaiman 'alaihissalam. Selain Nabi Sulaiman, Allah juga memuliakan Nabi Ibrahim dengan kekayaan melimpah.
Nabi Ibrahim dijuluki "Khalilullah" yang artinya kekasih Allah. Dikisahkan, setelah gelar Al-Khalil disandang beliau, para Malaikat bertanya kepada Allah: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Mu. Padahal ia disibukkan oleh urusan kekayaannya dan keluarganya?"
Allah berfirman: "Jangan menilai hamba-Ku Ibrahim ini dengan ukuran lahiriyah, lihatlah isi hatinya dan amal baktinya!" Sebagai realisasi dari firman-Nya, Allah Ta'ala mengizinkan pada Malaikat menguji keimanan serta ketakwaan Nabi Ibrahim.
Ternyata, kekayaan dan keluarganya tidak membuat Nabi Ibrahim lalai kepada Allah. Dalam Kitab Misykatul Anwar disebutkan, Nabi Ibrahim memiliki 1.000 ekor domba, 300 lembu, dan 100 ekor unta. Riwayat lain menyebut kekayaan Nabi Ibrahim mencapai 12.000 ekor ternak. Jumlah kekayaan yang pada zamannya tergolong sangat kaya. Di zaman sekarang mungkin termasuk seorang Miliuner.
Suri Tauladan Bagi Pengusaha

Allah menganugerahi para Nabi dan Rasul kekasih-Nya berupa harta dan tidak pernah merasa kekurangan. Nabi Ibrahim termasuk orang yang dimuliakan dengan kekayaan yang banyak.
Sebagaimana diketahui, para Nabi dan Rasul umumnya bekerja menggembala kambing dan berdagang. Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah ia berkata. "Ketika itu kami bersama Rasulullah SAW di Marr Az-Zhahran memetik buah Arak (yang batangnya biasanya dijadikan untuk bersiwak) lalu beliau bersabda: "Hendaklah kalian memetik yang hitam, karena itu yang paling baik. Lalu mereka bertanya, "Apakah engkau menggembala kambing?" Rasulullah SAW menjawab: "Bukankah tiada seorang Nabi pun kecuali telah menggembalakannya?"
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW juga bersabda: "Allah tidaklah mengutus seorang Nabi kecuali telah menggembalakan kambing."
Dalam satu riwayat (Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 2/612) disebutkan, Allah menjadikan Nabi Ibrahim sebagai mercusuar dalam menjamu tamu yang datang. Hal ini disebutkan dalam firman Allah: "Sudahkan sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (para Malaikat) yang dimuliakan? Ingatlah ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: "Salamun (salam)". (Mereka itu) orang-orang yang belum dikenalnya.
Maka diam-diam dia (Ibrahim) pergi menemui keluarganya kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar). Lalu dihidangkannya kepada mereka (tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata: "Mengapa tidak kamu makan". Maka dia (Ibrahim) merasa takut terhadap mereka. Kemudian mereka berkata: "Janganlah kamu takut". Dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan kelahiran seorang anak yang alim (Ishak)." (QS Az-Zariyat 24-28)
Lihat Juga :