Selamat Datang Safar 1445 H, Ini Doa Memasuki Awal Bulan

Kamis, 17 Agustus 2023 - 22:45 WIB
Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Islam setelah Muharam yang bertepatan jatuh malam ini. Umat Islam dianjurkan berdoa ketika memasuki bulan baru. Foto/ist
Malam ini kita sudah memasuki 1 Shafar 1445 Hijriyah karena pergantian hari dan tanggal dalam kalender Hijriyah adalah saat terbenam matahari (waktu Maghrib). Safar (صفر) merupakan bulan kedua dalam kalender Islam setelah Muharam.

Safar dikenal sebagai bulan yang di dalamnya banyak terjadi peperangan pada masa kehidupan Rasulullah ﷺ. Secara harfiah, Safar artinya kosong, sepi atau sunyi. Sebab pada bulan ini, orang Arab terdahulu bepergian, mengosongkan rumah dan tempat tinggalnya untuk pergi perang.

Doa Menyambut Awal Bulan

Berikut doa menyambut awal bulan yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Doa ini dianjurkan dibaca pada malam ini. Dari Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi apabila melihat hilal (bulan baru) beliau berucap:

اَللهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ


Allaahumma Ahillahuu 'alainaa bil Yumni wal iimaani was Salaamati wal Islaami Robbi wa Rabbukallah.

Artinya: "Ya Allah, perlihatlah bulan ini kepada kami dengan kebahagiaan, keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah." (HR at-Tirmidzi, ad-Darimi)

Demikian amalan ketika memasuki bulan baru. Semoga bulan Safar tahun ini membawa keberuntungan, kebaikan dan keselamatan bagi kita. Aamiin.

(rhs)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Aisyah Ummul Mukminin, bahwa ia berkata:  Sudah biasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa beberapa hari, hingga kami mengira bahwa beliau akan berpuasa terus. Namun beliau juga biasa berbuka (tidak puasa) beberapa hari hingga kami mengira bahwa beliau akan tidak puasa terus. Dan aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyempurnakan puasanya sebulan penuh, kecuali Ramadhan.  Dan aku juga tidak pernah melihat beliau puasa sunnah dalam sebulan yang lebih banyak daripada puasanya ketika bulan Sya'ban.

(HR. Muslim No. 1956)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More