Syafa'at yang Tetap dan Benar Menurut Syaikh Al-Utsaimin

Selasa, 05 September 2023 - 13:06 WIB
1. Keridaan Allah terhadap yang memberi syafa’at (syafi’)

2. Keridaan Allah terhadap yang diberi syafa’at (masyfu’ lahu)

3. Izin Allah Ta’ala bagi syafi’ untuk memberi syafa’at.

Syarat-syarat ini secara mujmal terdapat dalam firman Allah Ta’ala.

وَكَمْ مِنْ مَلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلَّا مِنْ بَعْدِ أَنْ يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَرْضَىٰ


Artinya: “Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafa’at mereka sedikitpun tidak berguna kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai(Nya)“. ( QS An-Najm/53 : 26)

Baca juga: Keutamaan Hafizh Qur'an Dapat Memberi Syafaat kepada 10 Keluarganya

Kemudian diperinci oleh firmanNya.

مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ


Artinya: “Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya” ( QS Al-Baqarah/2 : 255)

يَوْمَئِذٍ لَا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَٰنُ وَرَضِيَ لَهُ قَوْلًا


Artinya: “Pada hari itu tidak berguna syafa’at, kecuali (syafa’at) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya dan Dia telah meridhai perkataanNya“. ( QS Thaha/20 : 109)

وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ارْتَضَىٰ


Artinya: “Mereka tidak bisa memberi syafa’at kecuali kepada orang yang diridhai oleh Allah“. ( QS Al-Anbiya/21 : 28)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!