Menilik Hadis tentang Syubhat dari Nu'man bin Basyir
Sabtu, 16 September 2023 - 09:31 WIB
Baca juga: Ketika Ragu Soal Makanan Syubhat, Baca Doa Ini
Sangat Agung
Hadis ini sangat agung di mata para ulama. Ibnu Daqiq al-‘Id berkata: “Hadis ini termasuk landasan pokok syariat Islam.”
Al-Hafizh Al-Mundziri berkata: “Para ulama bersepakat tentang agungnya kedudukan hadis ini.” Asy-Syaukani juga berkata: “Ketahuilah bahwa para ulama telah mengagungkan hadis ini dan menilainya termasuk empat hadis yang merupakan poros hukum agama, yang telah dikumpulkan dalam dua bait syair Abul Hasan al-Mu‘afri sebagai berikut:
"Pokok agama bagi kami beberapa kalimat empat kalimat dari ucapan manusia terbaik
Waspadalah dari perkara-perkara yang syubhat, dan zuhudlah, dan tinggalkanlah apa yang tidak berfaedah bagi dirimu, dan beramallah dengan niat.”
Dalam Al-Wafi fi Syarh al-Arba‘in an-Nawawiyyah karya Musthafa al Bugha dan Muhyiddin Mistawi disebutkan bahwa barangsiapa menghayati hadis ini, niscaya akan mengetahui keagungan hadis ini yang menghimpun pokok-pokok agama, karena mengandung penjelasan tentang halal dan haram serta syubhat, noda-noda hati dan obatnya, yang hal itu mengharuskan untuk mengetahui hukum-hukum syariat secara keseluruhan, serta anjuran untuk bersikap wara‘ yaitu meninggalkan perkara syubhat.
Baca juga: Hadis Berikut Ini Dinilai Imam An-Nawawi sebagai Senjata Mengingkari Kemungkaran
Sangat Agung
Hadis ini sangat agung di mata para ulama. Ibnu Daqiq al-‘Id berkata: “Hadis ini termasuk landasan pokok syariat Islam.”
Al-Hafizh Al-Mundziri berkata: “Para ulama bersepakat tentang agungnya kedudukan hadis ini.” Asy-Syaukani juga berkata: “Ketahuilah bahwa para ulama telah mengagungkan hadis ini dan menilainya termasuk empat hadis yang merupakan poros hukum agama, yang telah dikumpulkan dalam dua bait syair Abul Hasan al-Mu‘afri sebagai berikut:
"Pokok agama bagi kami beberapa kalimat empat kalimat dari ucapan manusia terbaik
Waspadalah dari perkara-perkara yang syubhat, dan zuhudlah, dan tinggalkanlah apa yang tidak berfaedah bagi dirimu, dan beramallah dengan niat.”
Dalam Al-Wafi fi Syarh al-Arba‘in an-Nawawiyyah karya Musthafa al Bugha dan Muhyiddin Mistawi disebutkan bahwa barangsiapa menghayati hadis ini, niscaya akan mengetahui keagungan hadis ini yang menghimpun pokok-pokok agama, karena mengandung penjelasan tentang halal dan haram serta syubhat, noda-noda hati dan obatnya, yang hal itu mengharuskan untuk mengetahui hukum-hukum syariat secara keseluruhan, serta anjuran untuk bersikap wara‘ yaitu meninggalkan perkara syubhat.
Baca juga: Hadis Berikut Ini Dinilai Imam An-Nawawi sebagai Senjata Mengingkari Kemungkaran
(mhy)
Lihat Juga :