5 Fakta Kota Lod, Tempat Terbunuhnya Dajjal di Akhir Zaman
Kamis, 12 Oktober 2023 - 21:04 WIB
3. Sempat Dikuasai Pasukan Khalid bin Walid
Kota ini mengalami peningkatan signifikan dalam statusnya setelah pasukan Khalid bin Walid berhasil merebutnya pada tahun 636 Masehi. Pada saat itu, Lod menjadi pusat administrasi Provinsi Filastin. Seiring berjalannya waktu, tercatat beberapa pergantian penguasa, mulai dari masa kekuasaan tentara salib pada abad ke-11 Masehi hingga integrasinya ke dalam wilayah Kesultanan Ottoman (Turki Utsmani). Setelah runtuhnya Kesultanan Ottoman, daerah ini dihuni oleh masyarakat Arab dan mengalami perubahan nama dari Lod menjadi Lydda pada tahun 1948.
4. Kembali Jatuh ke Tangan Yahudi Setelah 1948
Setelah Israel menguasai Kota Lydda, ratusan penduduk Arab yang tinggal di sana dipaksa meninggalkan tempat tersebut. Pada Agustus 1948, imigran Yahudi dari berbagai wilayah datang, mengakibatkan jumlah penduduk Arab di kota tersebut menjadi kalah. Seiring berjalannya waktu, kota ini berubah menjadi dominasi penduduk Yahudi. Di dalam kota ini, terdapat dinding setinggi 3 meter yang berfungsi sebagai pembatas antara distrik Yahudi dan distrik bangsa Arab.
5. Sebagai Pusat Transportasi dan Industri Utama Israel
Lod merupakan pusat transportasi utama di Israel, dengan simpul kereta api dan jalan raya yang krusial. Kondisi ini sebagian besar disebabkan oleh keberadaan Bandara Internasional David Ben-Gurion sebagai satu-satunya bandara Israel untuk penerbangan ke luar negeri, yang terletak sekitar 8 kilometer utara kota.
Selain itu, disana terdapat salah satu industri terbesar di Israel, yang melayani perawatan dan perbaikan pesawat sipil dari berbagai negara serta memproduksi pesawat jet komersial dan militer. Lod juga memiliki sektor industri yang menghasilkan kertas dan karton, bahan pengawet makanan, serta peralatan listrik.
Demikian 5 fakta mengenai Kota Lod, yang menjadi titik terbunuhnya Dajjal oleh Nabi Isa, semoga informasi ini dapat menambah wawasan.
Baca Juga: Mengenal Gerbang Lod Tempat Terbunuhnya Dajjal
Kota ini mengalami peningkatan signifikan dalam statusnya setelah pasukan Khalid bin Walid berhasil merebutnya pada tahun 636 Masehi. Pada saat itu, Lod menjadi pusat administrasi Provinsi Filastin. Seiring berjalannya waktu, tercatat beberapa pergantian penguasa, mulai dari masa kekuasaan tentara salib pada abad ke-11 Masehi hingga integrasinya ke dalam wilayah Kesultanan Ottoman (Turki Utsmani). Setelah runtuhnya Kesultanan Ottoman, daerah ini dihuni oleh masyarakat Arab dan mengalami perubahan nama dari Lod menjadi Lydda pada tahun 1948.
4. Kembali Jatuh ke Tangan Yahudi Setelah 1948
Setelah Israel menguasai Kota Lydda, ratusan penduduk Arab yang tinggal di sana dipaksa meninggalkan tempat tersebut. Pada Agustus 1948, imigran Yahudi dari berbagai wilayah datang, mengakibatkan jumlah penduduk Arab di kota tersebut menjadi kalah. Seiring berjalannya waktu, kota ini berubah menjadi dominasi penduduk Yahudi. Di dalam kota ini, terdapat dinding setinggi 3 meter yang berfungsi sebagai pembatas antara distrik Yahudi dan distrik bangsa Arab.
5. Sebagai Pusat Transportasi dan Industri Utama Israel
Lod merupakan pusat transportasi utama di Israel, dengan simpul kereta api dan jalan raya yang krusial. Kondisi ini sebagian besar disebabkan oleh keberadaan Bandara Internasional David Ben-Gurion sebagai satu-satunya bandara Israel untuk penerbangan ke luar negeri, yang terletak sekitar 8 kilometer utara kota.
Selain itu, disana terdapat salah satu industri terbesar di Israel, yang melayani perawatan dan perbaikan pesawat sipil dari berbagai negara serta memproduksi pesawat jet komersial dan militer. Lod juga memiliki sektor industri yang menghasilkan kertas dan karton, bahan pengawet makanan, serta peralatan listrik.
Demikian 5 fakta mengenai Kota Lod, yang menjadi titik terbunuhnya Dajjal oleh Nabi Isa, semoga informasi ini dapat menambah wawasan.
Baca Juga: Mengenal Gerbang Lod Tempat Terbunuhnya Dajjal
(rhs)
Lihat Juga :