Begini Nasib Yahudi di Palestina Setelah Hancurnya Kerajaan Israel

Rabu, 25 Oktober 2023 - 14:27 WIB
Keadaan yang tidak menguntungkan Nasrani berlangsung hingga abad ke-4 masehi. Akan tetapi dengan naiknya Kaisar Konstantin, maka nasib dan keadaan orang Nasrani segera berubah dan mendapat angin segar.

Hanya saja orang-orang Yahudi tidak juga berhenti dalam provokasinya. Melalui memonopoli dan pengendalikan tata niaga beberapa komoditas, seperti wol, sutra, gandum, emas dan perak.

Tidak jarang mereka menciptakan krisis di negara tersebut, untuk menciptakan ketergantungan negara dan rakyatnya pada mereka yang memonopoli perdagangan dan kehidupan ekonomi satu Negara.

Mereka menimbun mata uang emas dan perak, kemudian memonopolinya; serta meminjamkan uang kepada orang Nasrani dengan bunga yang tinggi, sehingga julukan rentenir amat popular kepada orang Yahudi di mana pun mereka berada.

(mhy)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bertanya kepada para sahabat: Tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu?  Para sahabat menjawab: Menurut kami, orang yang bangkrut diantara kami adalah orang yang tidak memiliki uang dan harta kekayaan.  Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.

(HR. Muslim No. 4678)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More