Keutamaan Zikir Hauqalah, Bentuk Kepasrahan hingga Dilindungi dari Kefakiran

Kamis, 26 Oktober 2023 - 10:30 WIB
Zikir hauqalah memiliki keutamaan yang sangat luar biasa dan bertabur pahala . Seperti kita ketahui bahwa zikir adalah ibadah ringan yang dapat mendatangkan rahmat Allah Subhanahu wa taala. Foto ilustrasi/ist
Zikir hauqalah memiliki keutamaan yang sangat luar biasa dan bertabur pahala . Seperti kita ketahui bahwa zikir adalah ibadah ringan yang dapat mendatangkan rahmat Allah Subhanahu wa ta'ala.

Lafaz zikir ini sangat familiar, yakni;

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ


Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi.

“Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung.”

Dalam kitab 'Kasyifatus Saja' Syekh Imam Nawawi Al Batani menyebutkan sejumlah keutamaan zikir hauqalah tersebut, yakni sebagai berikut:

1. Bentuk kepasrahan terhadap Allah

Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi artinya tidak ada kemampuan menghindari maksiat kecuali dengan pertolongan Allah dan tidak ada kekuatan melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan-Nya. Hal ini sebagaimana yang didengar oleh Rasulullah dari Jibril.

Syekh Salim bin Suamir al-Hadromi mendatangkan lafadz hauqalah karena mengakui ketidakmampuannya akan menghindari maksiat dan melakukan ketaatan kecuali hanya dengan pertolongan Allah. Alasan ini merupakan bukti keikhlasan darinya Radhiyallahu ‘anhu.

Hal tersebut sebagaimana perkataan para ulama, “Absahkanlah amalmu dengan ikhlas dan absahkanlah keikhlasanmu dengan mengakui ketidakmampuanmu menghindari maksiat dan melakukan ketaatan kecuali dengan (pertolongan) Allah!”

2. Merupakan tanaman surga

Lafadz hauqalah merupakan tanaman-tanaman surga. Seperti yang diketahui dalam perjalanan Mi’raj Rasulullah, beliau bertemu dengan Nabi Ibrahim yang saat itu tengah duduk di atas sebuah pintu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!