Salat Ghaib, Niat dan Tata Caranya Lengkap
Sabtu, 04 November 2023 - 11:15 WIB
Salat ghaib merupakan salah satu salat sunnah yang dilaksanakan untuk mensalatkan muslim yang meninggal di tempat yang jauh.Seperti saat ini, banyak kaum muslim yang wafat dalam peperangan antara Pallestina dan Israel. Foto ilustrasi/ist
Salat ghaib merupakan salah satu salat sunnah yang dilaksanakan untuk mensalatkan muslim yang meninggal di tempat yang jauh.Seperti saat ini, banyak kaum muslim yang wafat dalam peperangan antara Pallestina dan Israel. Pada pelaksanaannya, salat ghaib ini sama seperti salat jenazah, hanya saja berbeda pada niatnya.
Hukum menunaikan salat ghaib sendiri adalah fardhu kifayah yang berarti salat ghaib merupakan kewajiban yang ditujukan bagi banyak orang. Apabila sebagian orang telah melaksanakan salat ghaib maka gugur kewajiban bagi lainnya untuk melakukan salat ghaib. Salat ghaib dapat dilaksanakan secara berjamaah maupun sendiri di rumah masing-masing maupun di masjid.
Dalilnya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melaksanakan salat ghaib dengan para sahabat ketika Raja Najasyi wafat. , “Rasulullah mengabarkan kematian An-Najasyi pada hari kematiannya. Kemudian Rasul keluar menuju tempat salat lalu membariskan shaf kemudian bertakbir empat kali.” (HR Bukhari).
Usholli ‘alāl mayyitil (sebutkan nama mayit) ghooibi arba‘a takbirootin fardha kifāyatin lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang jenazah gaib empat takbir fardhu kifayah karena Allah ta'ala.”
Usholli 'alal mayyiti (sebutkan nama mayit) ghooibi arba'a takbirootin fardhu kifaayati lillahi ta'aala.
Usholli 'alal mayyiti (sebutkan nama mayit) ghooibi arba'a takbirootin fardhu kifaayati lillahi ta'aala.
Hukum menunaikan salat ghaib sendiri adalah fardhu kifayah yang berarti salat ghaib merupakan kewajiban yang ditujukan bagi banyak orang. Apabila sebagian orang telah melaksanakan salat ghaib maka gugur kewajiban bagi lainnya untuk melakukan salat ghaib. Salat ghaib dapat dilaksanakan secara berjamaah maupun sendiri di rumah masing-masing maupun di masjid.
Dalilnya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melaksanakan salat ghaib dengan para sahabat ketika Raja Najasyi wafat. , “Rasulullah mengabarkan kematian An-Najasyi pada hari kematiannya. Kemudian Rasul keluar menuju tempat salat lalu membariskan shaf kemudian bertakbir empat kali.” (HR Bukhari).
Niat Salat Ghaib
Untuk jenazah laki-laki
أُصَلِّيْ عَلَى المَيِّتِ الغَائِبِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلهِ تَعَالَى
Usholli ‘alāl mayyitil (sebutkan nama mayit) ghooibi arba‘a takbirootin fardha kifāyatin lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang jenazah gaib empat takbir fardhu kifayah karena Allah ta'ala.”
Untuk jenazah perempuan
اُصَلِى عَلىَ المَيِّتَةِ الْغَائِبَةِ اَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ اْلِكفَايَةِ للهِ تعالى
Usholli 'alal mayyiti (sebutkan nama mayit) ghooibi arba'a takbirootin fardhu kifaayati lillahi ta'aala.
Untuk jenazah yang tidak diketahui namanya
اُصَلِى عَلىَ المَيِّتِ/المَيِّتَةِ (فُلاَنٍ/فُلاَنَةٍ) اْلغَائِبِ/الْغَائِبَةِ اَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ اْلِكفَايَةِ للهِ تعالىUsholli 'alal mayyiti (sebutkan nama mayit) ghooibi arba'a takbirootin fardhu kifaayati lillahi ta'aala.
Lihat Juga :