Konspirasi Yahudi: Munculnya Adolf Hitler di Tengah Krisis Ekonomi Jerman

Minggu, 17 Desember 2023 - 12:44 WIB
Baca juga: Rusia: Zelensky Bisa Berakhir Seperti Hitler

Kepemimpinan Roza Luxemburg beserta para pendukung Yahudinya dari partai Komunis Jerman, peran kaum Komunis yang membuat kekacauan di Jerman, disusul denganpemberontakan Komunis, semua itu merupakan kenangan abadi yang pahit bagi Jerman, bahwa orang Yahudi di mata mereka adalah sekutu musuh Jerman.

Perjanjian Versailles muncul pada saat kondisi psikologis, politik dan sosial dalam keadaan tidak menentu, penuh dengan dendam kesumat yang dieksploitasi oleh para pemilik modal internasional, yang akhirnya semua itu dapat terungkap.

Semangat anti Yahudi tumbuh subur mewarnai aspirasi nasional bangsa Jerman secara menyeluruh.

Faktor Ekonomi

Bukan hanya rakyat jelata Jerman yang mengalami perasaan seperti itu. Para cendekiawan khususnya di kalangan pemerintahan, dan para ahli ekonomi itu juga merasakan hal itu.

Akan tetapi, perhatian mereka dicurahkan ke masalah vital lainnya, yaitu masalah ekonomi. Mereka menyadari adanya jurang yang membuat Jerman terperosok ke dalamnya, setelah para pemilik modal internasional menguasai perekonomian negara itu, sehingga Jerman secara ekonomi menggantungkan diri kepada kredit luar negeri, yang ada hubungannya secara langsung dengan lembaga keuangan internasional lewat bank negara-negara besar.

Baca juga: Eks PM Israel Bandingkan Netanyahu dengan Hitler

Para cendekiawan dan politisi Jerman bukan tidak tahu adanya bahaya utang-piutang semacam itu yang mencekik leher, ibarat tangan ikan gurita yang melilit mangsanya sedikit demi sedikit yang akhirnya bisa mematikan itu.

Bunga kredit itu, dan bunga dari bunganya senantiasa bertambah terus menerus, yang akhirnya berkembang menjadi berlipat ganda dari kredit semula. Untuk membayar kredit itu pemerintah terpaksa menaikkan pajak yang dikenakan pada rakyatnya dari hasil pertanian, industri, perdagangan dan income nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!