Kisah Perdana Menteri Inggris Chamberlain Mewaspadai Konspirasi Yahudi

Selasa, 26 Desember 2023 - 05:15 WIB
Mereka tidak akan berhasil menyalakan api Perang Dunia II, kecuali apabila mereka bisa menyingkirkan jalan yang menuju perang itu.

Mereka juga menyadari, bahwa Chamberlain sedikit demi sedikit berbalik memusuhi mereka. Untuk menghadapi Chamberlain, para pemilik modal Yahudi internasional mengandalkan taktik efektif, seperti yang biasanya mereka pakai dalam memukul musuhnya.

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Pertikaian antara Nazisme dan Kristen

Mereka memakai senjata media massa dan propaganda besar-besaran yang mereka kuasai, termasuk surat kabar, majalah dan siaran. Semuanya itu memusatkan serangan terhadap Chamberlain, dengan melemparkan tuduhan sebagai antek dan kaki tangan Hitler.

Bahkan Chamberlain sempat dituduh sebagai agen Fasisme. Tuduhan itu disebarluaskan sampai keseluruh Eropa. Nama Chamberlain menjadi identik dengan Fasisme. Sampai sekarang literatur internasional yang membahas pembicaraan Chamberlain dan Hitler di Munich melukiskannya sebagai tidak membawa hasil positif.

Padahal, pertemuan itulah yang mencegah pecahnya perang, dan menjaga perdamaian internasional.

Dalam rangka mengumpulkan bukti-bukti, Dumvell dan Ramsey menemukan seorang yang bisa memberikan bantuan dalam melakukan usaha menghindari perang, yaitu Tailor Kant, seorang perwira dari Amerika yang bertugas menerima dan mengirim teleks kepada jaringan badan intelijen di kedutaan Amerika di London.

Tailor Kant dibantu oleh seorang wanita bernama Anna Woofkov. Keduanya telah lama mengetahui data-data berbahaya yang terdapat dalam dokumen rahasia yang sampai kepada kedutaan besar Amerika itu. Mereka pun tahu, bahwa perang sudah sampai di ambang pintu, tanpa ada yang menyadari.

Akhirnya lubuk hati kedua orang itu berontak, ketika mengetahui bahwa di belakang perang itu terdapat perancang dan pengatur yang akan mendapat keuntungan sendiri.

Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional: Kisah Terbunuhnya Presiden Abraham Lincoln

Mereka merupakan komplotan internasional terselubung yang punya hubungan langsung dengan kalangan pemilik modal Yahudi internasional.

Mereka berdua mulai berpikir dalam-dalam untuk menemukan cara yang bisa mencegah terjadinya perang itu. Mereka mempelajari isi dokumen pertukaran informasi lewat antara Churchill dan Presiden Roosevelt, yang jelas-jelas membuka kedok para tokoh Yahudi internasional yang sebenarnya memegang kendali pemerintah Inggris dan Amerika dari punggung Churchill dan Roosevelt sendiri.

Tailor Kant tahu, bahwa admiral Dumvell dan kolonel Ramsey sedang berusaha memerangi tokoh-tokoh Yahudi internasional, serta menghindari pecahnya perang.

Akhirnya Taylor menemui kolonel Ramsey di rumahnya di Gloster Square 47 London, dan minta agar Ramsey sudi menunjukkan dokumen asli kepadanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!