Sejarah 100 Tahun Runtuhnya Turki Utsmani Tahun 1924
Selasa, 09 Januari 2024 - 05:15 WIB
Kau dikafankan di malam pengantin dengan pakaiannya
Dan engkau sirna tatkala pagi akan segera menjelang
Mimbar-mimbar dan tempat azan bergerak-gerak untukmu
Sedangkan kerajaan-kerajaan meratap menangisi kepergianmu
India, Walhah dan Mesir demikian bersedih ditinggalkanmu
Menangis dengan air mata yang deras untuk kepergianmu
Syam, Irak dan Persia semua pada bertanya-tanya
Adakah khilafah dihilangkan oleh orang-orang dari muka bumi?
Wahai alangkah malang, orang yang merdeka dikubur hidup
Dibunuh tanpa melakukan kesalahan dan kejahatan.”
Baca juga: Usaha Arabisasi Pemerintahan Utsmani yang Mengundang Pertentangan
Kemudian Syauqi melanjutkan dengan nada kecaman dan protes yang keras pada Kemal Attaturk yang ingin menarik Turki dari Asia ke Eropa dengan pena, besi dan api walaupun hal tersebut tidak disukai oleh orang-orang Asia. Dia inginkan mengalihkan Turki yang memiliki akar Asia yang demikian dalam di Timur, untuk dipindahkan ke pintu-pintu Barat. Dia berkata dalam syairnya:
"Salat menangis, dan inilah fitnah yang keji bagi Syariah yang ingin disirnakan dengan cara yang keji
Khuza’balah memberi fatwa dan mengatakan ini adalah kesesatan
Dan dia datang dengan membawa kekafiran di sebuah negeri
Sesungguhnya orang yang memiliki pemahaman
Telah menciptakan ahli fikih sebagai tentara dan senjata
Kutinggalkan ia laksana orang yang kehilangan ibunya
Dan engkau sirna tatkala pagi akan segera menjelang
Mimbar-mimbar dan tempat azan bergerak-gerak untukmu
Sedangkan kerajaan-kerajaan meratap menangisi kepergianmu
India, Walhah dan Mesir demikian bersedih ditinggalkanmu
Menangis dengan air mata yang deras untuk kepergianmu
Syam, Irak dan Persia semua pada bertanya-tanya
Adakah khilafah dihilangkan oleh orang-orang dari muka bumi?
Wahai alangkah malang, orang yang merdeka dikubur hidup
Dibunuh tanpa melakukan kesalahan dan kejahatan.”
Baca juga: Usaha Arabisasi Pemerintahan Utsmani yang Mengundang Pertentangan
Kemudian Syauqi melanjutkan dengan nada kecaman dan protes yang keras pada Kemal Attaturk yang ingin menarik Turki dari Asia ke Eropa dengan pena, besi dan api walaupun hal tersebut tidak disukai oleh orang-orang Asia. Dia inginkan mengalihkan Turki yang memiliki akar Asia yang demikian dalam di Timur, untuk dipindahkan ke pintu-pintu Barat. Dia berkata dalam syairnya:
"Salat menangis, dan inilah fitnah yang keji bagi Syariah yang ingin disirnakan dengan cara yang keji
Khuza’balah memberi fatwa dan mengatakan ini adalah kesesatan
Dan dia datang dengan membawa kekafiran di sebuah negeri
Sesungguhnya orang yang memiliki pemahaman
Telah menciptakan ahli fikih sebagai tentara dan senjata
Kutinggalkan ia laksana orang yang kehilangan ibunya
Lihat Juga :