Puasa Lahir Bathin
Jum'at, 01 Mei 2020 - 03:15 WIB
Karena itu dapat dipastikan bahwa mereka yang mengalami ganguan bathin, termasuk penderita ganguan jiwa, pasti memiliki ganguan di bagian organ-organ perutnya. Sederhananya dapat disimpulankan, bahwa semakin akut ganguan pada bagian perut seseorang, maka semakin parah pula ganguan psikis yang dideritanya.
Secara umum persoalan yang dihadapi manusia sejak dahulu kala adalah ganguan ketidakseimbangan thzohir dan bathin. Ketidakseimbangan tubuh manusia itu telah menyebabkan timbulnya berbagai penyakit dan persoalan hidup, bagi diri pribadi maupun lingkungannya.
Dengan merujuk pada pemaknaan thzohir dan bathin menurut Alquran sebagaimma diterangkan di atas, maka puasa sesungguhnya merupakan metode paling tua di dunia untuk melakukan proses keseimbangan tubuh manusia, thzohir dan bathin. Sejarah tradisi tentang puasa itu, telah dijalankan oleh orang-orang beriman terdahulu, sebagaimana termaktub dalam ayat perintah berpuasa.
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Terbukti para nabi dan orang orang beriman terdahulu menjalankan puasa sebagaimana bentuk model puasa yang dikenal hingga hari ini sebagai puasa Adam, puasa Nuh, puasa Daud, dll. Bahkan banyak penelitian ditemukan bahwa puasa dikenal dalam berbagai tradisi agama dan budaya apapun, di seluruh belahan dunia timur dan barat, sejak dahulu kala. Puasa di seluruh dunia juga diyakini sebagai cara yang paling mujarab, untuk meningkatkan kualitas pribadi lahir dan bathin.
Dalam kaitan itu keberhasilan menjalankan ibadah puasa menjadi muttaqin, hanya bisa tercapai jika puasa seseorang itu berhasil membentuk sebagai insan yang seimbang baik thzohir dan bathinnya. (Baca juga: Ramadhan di Saat Wabah Corona, Puasa atau Tidak? )
Selamat berpuasa thzohir bathin.
Penulis adalah Holistic Healing Consulting, Expert and Inventor Medical Quran, tinggal di Bogor, Indonesia.
Secara umum persoalan yang dihadapi manusia sejak dahulu kala adalah ganguan ketidakseimbangan thzohir dan bathin. Ketidakseimbangan tubuh manusia itu telah menyebabkan timbulnya berbagai penyakit dan persoalan hidup, bagi diri pribadi maupun lingkungannya.
Dengan merujuk pada pemaknaan thzohir dan bathin menurut Alquran sebagaimma diterangkan di atas, maka puasa sesungguhnya merupakan metode paling tua di dunia untuk melakukan proses keseimbangan tubuh manusia, thzohir dan bathin. Sejarah tradisi tentang puasa itu, telah dijalankan oleh orang-orang beriman terdahulu, sebagaimana termaktub dalam ayat perintah berpuasa.
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Terbukti para nabi dan orang orang beriman terdahulu menjalankan puasa sebagaimana bentuk model puasa yang dikenal hingga hari ini sebagai puasa Adam, puasa Nuh, puasa Daud, dll. Bahkan banyak penelitian ditemukan bahwa puasa dikenal dalam berbagai tradisi agama dan budaya apapun, di seluruh belahan dunia timur dan barat, sejak dahulu kala. Puasa di seluruh dunia juga diyakini sebagai cara yang paling mujarab, untuk meningkatkan kualitas pribadi lahir dan bathin.
Dalam kaitan itu keberhasilan menjalankan ibadah puasa menjadi muttaqin, hanya bisa tercapai jika puasa seseorang itu berhasil membentuk sebagai insan yang seimbang baik thzohir dan bathinnya. (Baca juga: Ramadhan di Saat Wabah Corona, Puasa atau Tidak? )
Selamat berpuasa thzohir bathin.
Penulis adalah Holistic Healing Consulting, Expert and Inventor Medical Quran, tinggal di Bogor, Indonesia.
(mhy)
Lihat Juga :