Surat yang Diutamakan Dibaca Saat Awal Ramadan

Sabtu, 16 Maret 2024 - 03:10 WIB
Dalam ayat ini dapat dipahami bahwa umat Islam harus bersyukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah. Nikmat ini adalah rezeki yang terbaik dan umat muslim harus selalu bersyukur atas nasib, takdir, serta kenikmatan yang diterima masing-masing orang.

3. Surat Al-Baqarah ayat 185

"Syahru ramadaanallazii unzila fiihil-qur'aanu hudal lin-naasi wa bayyinaatim minal-hudaa wal-furqaan, fa man syahida mingkumusy-syahra falyasum-h, wa mang kaana mariidan au 'alaa safarin fa 'iddatum min ayyaamin ukhar, yuriidullaahu bikumul-yusra wa laa yuriidu bikumul-'usra wa litukmilul-'iddata wa litukabbirullaaha 'alaa maa hadaakum wa la'allakum tasykurun."

Artinya:

"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhn, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."

Dalam surat ini dapat dipahami bahwa Alquran merupakan petunjuk yang utama bagi umat muslim dalam menjalani kehidupan. Dengan Alquran, manusia dapat membedakan antara perbuatan yang buruk dengan yang baik.

Juga beberapa ayat dari surat Al Baqarh lainnya, seperti ayat 201 dan ayat 286

3. Surat Al Qadr.

Surat ini cocok dibaca menjelang malam Lailatul Qadr yang dikenal memberikan banyak berkah bagi orang-orang yang menjalankan ibadah pada malam tersebut. Bahkan, mereka akan mendapat pahala yang lebih baik dibanding seribu bulan.

4. Surat Ali Imran ayat 147

وَمَا كَانَ قَوۡلَهُمۡ اِلَّاۤ اَنۡ قَالُوۡا رَبَّنَا اغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوۡبَنَا وَاِسۡرَافَنَا فِىۡۤ اَمۡرِنَا وَ ثَبِّتۡ اَقۡدَامَنَا وَانۡصُرۡنَا عَلَى الۡقَوۡمِ الۡكٰفِرِيۡنَ


Wa maa kaana qawlahum illaa an qooluu Rabbanagfir lan unban wa isrfan f amrin wa abbit aqdman wanurn 'alal-qaumil-kfirn."


Artinya:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!