Inilah Perbedaan Mendasar Bahasa Al Qur'an dan Bahasa Arab
Selasa, 02 Juli 2024 - 09:28 WIB
Bahasa fusha bisa dikatakan bahasa formal atau sastrawi. Bahasa ini jarang digunakan sehari-hari karena rasa formalnya. Bahasa fusha biasanya mengikuti pakem tata bahasa dengan ketat.
- Bahasa Al-Qur’an
Banyak dalil yang menegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa arab, walaupun banyak orang yang meyakini bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam bahasanya sendiri.
Salah satu beda yang mendasar adalah adanya hukum bacaan tajwid (cara baca) yang harus dipahami untuk memperbagus bacaan Al-Qur’an.
Tajwid mengandung cara baca yang harus dipatuhi agar kita dapat membaca Al-Qur’an sebagaimana Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam dan meminimalisir salah baca.
Apa saja tajwid yang membedakan bahasa Arab Fusha dan Al-Qur’an?
Penggunaan ghunnah/ dengung (bunyi -ng samar yang berpusat pada hidung. Dalam Al-Qur’an, bunyi ghunnah diatur hanya dua harakat, sementara pada bahasa fusha tidak ada.
Mad (tanda panjang) dalam Al-Qur’an memiliki aturan panjang baca: 2 harakat, 2,5 harakat, 4 harakat hingga 6 harakat. Sementara dalam bahasa fusha biasanya hanya dua harakat.
Karena dua aturan di atas, Al-Qur’an menjadi enak dibaca dengan Tartil berirama. Bahasa fusha tentu saja tidak dibaca dengan irama. Hal ini menjadikan Al-Qur’an tak hanya indah dari segi substansi dan tatanan, tapi juga dari segi estetika.
Baca juga: Perbedaan Bahasa Arab Fushah dan Amiyah
Wallahu A'lam
- Bahasa Al-Qur’an
Banyak dalil yang menegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa arab, walaupun banyak orang yang meyakini bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam bahasanya sendiri.
3. Berdasarkan Cara membaca
Selain itu, bahasa Al-Qur’an juga memiliki aturan baca tertentu. Pada bagian selanjutnya akan dibahas tentang perbedaan bahasa Al-Qur’an dibandingkan dengan salah satu tipe bahasa Arab, fusha.Salah satu beda yang mendasar adalah adanya hukum bacaan tajwid (cara baca) yang harus dipahami untuk memperbagus bacaan Al-Qur’an.
Tajwid mengandung cara baca yang harus dipatuhi agar kita dapat membaca Al-Qur’an sebagaimana Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam dan meminimalisir salah baca.
Apa saja tajwid yang membedakan bahasa Arab Fusha dan Al-Qur’an?
Penggunaan ghunnah/ dengung (bunyi -ng samar yang berpusat pada hidung. Dalam Al-Qur’an, bunyi ghunnah diatur hanya dua harakat, sementara pada bahasa fusha tidak ada.
Mad (tanda panjang) dalam Al-Qur’an memiliki aturan panjang baca: 2 harakat, 2,5 harakat, 4 harakat hingga 6 harakat. Sementara dalam bahasa fusha biasanya hanya dua harakat.
Karena dua aturan di atas, Al-Qur’an menjadi enak dibaca dengan Tartil berirama. Bahasa fusha tentu saja tidak dibaca dengan irama. Hal ini menjadikan Al-Qur’an tak hanya indah dari segi substansi dan tatanan, tapi juga dari segi estetika.
Baca juga: Perbedaan Bahasa Arab Fushah dan Amiyah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :