Cek Khodam: Sihir Murid Setan Bernama Harut dan Marut?
Kamis, 04 Juli 2024 - 11:14 WIB
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir." Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu. ( QS Al-Baqarah : 102)
Baca juga: Ciri-ciri Orang Memiliki Khodam Pendamping
Dalam tafsir Ibnu Katsir , ayat tersebut menceritakan tentang cobaan Nabi Sulaiman yang hendak memasuki kamar mandi, terlebih dahulu ia menyerahkan cincinnya kepada pembantu pribadinya.
Lalu datanglah setan dengan wujud Nabi Sulaiman yang keluar dari kamar mandi dan meminta cincin Nabi Sulaiman yang dibawa oleh pembantunya. Maka seketika itu setan, jin, dan manusia tunduk kepadanya karena setan berhasil mengambil alih kekuasaan kerajaan dari Nabi Sulaiman.
Dalam kekuasaannya, setan-setan menulis berbagai buku yang berisi sihir dan kekufuran. Lalu mereka menguburnya di bawah singgasana Raja Sulaiman.
Setelah Nabi Sulaiman wafat, setan-setan tersebut mengeluarkan kitab itu dan menuduh bahwa Nabi Sulaiman yang menulis serta mengajarkan sihir. Setelah itu, semua orang terlepas dari apa yang dilakukan oleh Nabi Sulaiman dan mengkafirkannya.
Allah SWT tidak menurunkan sihir kepada kedua malaikat tersebut. Melainkan sihir diajarkan oleh setan kepada kedua malaikat yang bernama Harut dan Marut yang telah diturunkan ke bumi dan dijadikan manusia oleh Allah SWT di Babilonia.
Harut dan Marut hanyalah cobaan bagi manusia, yang kemudian para manusia mempelajari sihir dari keduanya.
Baca juga: Hukum Cek Khodam Menurut Para Ulama
Mukjizat
Berbeda sedikit dengan mukjizat, kejadian luar biasa pada zaman dahulu juga ada (irhash) atau kejadian luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT kepada seorang calon nabi.
Baca juga: Ciri-ciri Orang Memiliki Khodam Pendamping
Dalam tafsir Ibnu Katsir , ayat tersebut menceritakan tentang cobaan Nabi Sulaiman yang hendak memasuki kamar mandi, terlebih dahulu ia menyerahkan cincinnya kepada pembantu pribadinya.
Lalu datanglah setan dengan wujud Nabi Sulaiman yang keluar dari kamar mandi dan meminta cincin Nabi Sulaiman yang dibawa oleh pembantunya. Maka seketika itu setan, jin, dan manusia tunduk kepadanya karena setan berhasil mengambil alih kekuasaan kerajaan dari Nabi Sulaiman.
Dalam kekuasaannya, setan-setan menulis berbagai buku yang berisi sihir dan kekufuran. Lalu mereka menguburnya di bawah singgasana Raja Sulaiman.
Setelah Nabi Sulaiman wafat, setan-setan tersebut mengeluarkan kitab itu dan menuduh bahwa Nabi Sulaiman yang menulis serta mengajarkan sihir. Setelah itu, semua orang terlepas dari apa yang dilakukan oleh Nabi Sulaiman dan mengkafirkannya.
Allah SWT tidak menurunkan sihir kepada kedua malaikat tersebut. Melainkan sihir diajarkan oleh setan kepada kedua malaikat yang bernama Harut dan Marut yang telah diturunkan ke bumi dan dijadikan manusia oleh Allah SWT di Babilonia.
Harut dan Marut hanyalah cobaan bagi manusia, yang kemudian para manusia mempelajari sihir dari keduanya.
Baca juga: Hukum Cek Khodam Menurut Para Ulama
Mukjizat
Berbeda sedikit dengan mukjizat, kejadian luar biasa pada zaman dahulu juga ada (irhash) atau kejadian luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT kepada seorang calon nabi.
Lihat Juga :