Iran Siap Gelar Operasi Janji Sejati II: Sengaja Diulur, Menunggu Israel Lengah

Rabu, 21 Agustus 2024 - 16:28 WIB
Rudal balistik permukaan-ke-permukaan Iran. Foto/Ilustrasi: Press TV
Aksi pembalasan Iran kepada Israel atas pembunuhan Pimpinan Hamas , Ismail Haniyeh , pasti akan dilakukan. Analis militer menyebut 'Operasi Janji Sejati II’ ini akan membawa beberapa implikasi strategis dan menghadirkan berbagai skenario kepada para pengambil keputusan di Teheran.

"Skenario ini bergantung pada pemilihan target di wilayah pendudukan Palestina dan kemampuan militer Iran yang diketahui dan tidak diketahui,"tulis Pouriya Kousheshiyan, analis dan penulis urusan militer Iran, dalam artikelnya berjudul "'True Promise II': Iran’s retaliation against Israel not a matter of ‘if’, but ‘when’ and ‘how’" sebagaimana dilansir Press TV, Selasa 21 Agustus.

Menurutnya, faktor pendorong utama di balik tindakan balasan Iran adalah pemulihan pencegahan, balas dendam atas pembunuhan Haniyeh yang terjadi di wilayah Iran, dan pukulan telak lainnya terhadap rezim Israel dan aparat militernya.

Baca juga: Jenderal Iran: Israel Tak Bisa Selamat dari Kehancuran!

Penundaan dalam janji pembalasan – sudah tiga minggu sejak pembunuhan Haniyeh – bisa jadi merupakan strategi yang disengaja dirancang oleh para pemimpin Iran, untuk membuat rezim Tel Aviv dan sekutunya lengah, sehingga melemahkan kekuatan, moral, dan peralatan mereka.

Pouriya Kousheshiyan mengatakan mengingat pembunuhan Ismail Haniyeh terjadi di wilayah Iran, setiap serangan balasan yang dilakukan Iran terhadap entitas tidak sah Zionis tersebut kemungkinan besar berasal dari dalam negeri Iran.

Israeil Terkepung

Koordinasi dengan anggota Poros Perlawanan lainnya juga sangat mungkin terjadi, dengan adanya potensi pembagian tugas pada awal serangan, yang diyakini banyak orang akan bersifat campuran.

"Sebelum pembunuhan pemimpin Hamas di Teheran, rezim Israel membunuh seorang komandan senior Hizbullah di Beirut dan juga melakukan pemboman mematikan di Hudaydah Yaman," kata Pouriya Kousheshiyan.

Baik Hizbullah maupun militer Houthi Yaman juga berjanji untuk memberikan pelajaran kepada rezim Israel.

Baca juga: Potret Majelis Sholawatan di Rumah Ismail Haniyeh
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!