Faedah Doa yang Terkandung dalam Surat Ibrahim Ayat 40-41
Senin, 26 Agustus 2024 - 11:05 WIB
Pentingnya doa untuk kebaikan keturunan, baik dalam urusan duniawi apalagi urusan kebaikan ukhrowi. Karena doa merupakan upaya agar seorang anak terlindungi dari upaya setan yang akan selalu berusaha memalingkan anak keturuann adam dari jalanNya yang lurus. Sebagaimana Allah menghabarkan akan selalu adanya upaya itu dalam firmanNya dalam hadis Qudsi,
Dan sesungguhnya aku telah menciptakan hamaba-hambaku semuanya dalam keadaan lurus dan bahwa sesungguhnya setan akan mendatanginya untuk memalingkan mereka dari agamanya, ia mengharamkan atas mereka perkar yang Aku halalkan bagi mereka. Dan setan akan memerintahkan mereka untuk menyekutukanKu dengan sesuatu yang Aku sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu…(HR. Muslim)
Hendaknya seorang hamba tidak patah harapan, hendaknya selalu menggantungkan harapan kepada Allah Dzat yang mengatur segala sesuatu.
Wajibnya seorang hamba berharap agar doanya diijabahi oleh Allah. Dan, merasa optimis bahwa doanya diijabah Allah dan bahwa ibadahnya diterimaNya. Serta melakukannya secara sungguh-sungguh. Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Berdoalah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai, dan lengah (dengan doanya).” (HR. Tirmidzi)
Baca juga: Inilah Doa Nabi Ibrahim AS ketika Selesai Membangun Kakbah
Wallahu a’lam
وَإِنِّى خَلَقْتُ عِبَادِى حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمُ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ وَحَرَّمَتْ عَلَيْهِمْ مَا أَحْلَلْتُ لَهُمْ وَأَمَرَتْهُمْ أَنْ يُشْرِكُوا بِى مَا لَمْ أُنْزِلْ بِهِ سُلْطَانًا
Dan sesungguhnya aku telah menciptakan hamaba-hambaku semuanya dalam keadaan lurus dan bahwa sesungguhnya setan akan mendatanginya untuk memalingkan mereka dari agamanya, ia mengharamkan atas mereka perkar yang Aku halalkan bagi mereka. Dan setan akan memerintahkan mereka untuk menyekutukanKu dengan sesuatu yang Aku sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu…(HR. Muslim)
Hendaknya seorang hamba tidak patah harapan, hendaknya selalu menggantungkan harapan kepada Allah Dzat yang mengatur segala sesuatu.
Wajibnya seorang hamba berharap agar doanya diijabahi oleh Allah. Dan, merasa optimis bahwa doanya diijabah Allah dan bahwa ibadahnya diterimaNya. Serta melakukannya secara sungguh-sungguh. Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
اُدْعُوْا اللهَ وَأَنْتُمْ مُوْقِنُوْنَ بِالْإِجَابَةِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ لَا يَسْتَجِيْبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ
Berdoalah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai, dan lengah (dengan doanya).” (HR. Tirmidzi)
Baca juga: Inilah Doa Nabi Ibrahim AS ketika Selesai Membangun Kakbah
Wallahu a’lam
(wid)
Lihat Juga :