Marwan bin Hakam: Mengawini Janda Yazid untuk Melanggengkan Trahnya
Kamis, 12 September 2024 - 16:22 WIB
Ibnu Sa’ad dalam At-Thabaqat menggolongkan Marwan sebagai tabi’in angkatan pertama.
Marwan meriwayatkan hadis dari Rasulullah tentang perjanjian Hudaibiyah. Ia juga meriwayatkan hadits dari sejumlah sahabat senior (Umar, Utsman, Ali, Zaid, dan Busairah).
Baca juga: Kisah Muawiyah bin Yazid Menolak Menjadi Khalifah karena Trauma
Sejumlah tabi’in meriwayatkan hadis darinya: Abdul Malik, Sahl bin Sa’ad, Sa’ad bin Musayyab, Urwah bin Az-Zubair, Ali bin Al-Husain, Mujahid, dan sebagainya.
Marwan disebut sebagai pemimpin pemuda Quraisy.
Pascapertempuran Jamal, Ali bin Abi Thalib bertanya tentang kabar Marwan yang bergabung dengan pasukan Jamal, “Sungguh aku merasa kasihan kepadanya. Ia adalah salah satu pemimpin pemuda Quraisy.”
Ad-Dzahabi berkata: “Ia (Marwan) adalah orang yang ksatria, pemberani, cerdik, dan cerdas.”
As-Syafi’i meriwayatkan bahwa Al-Hasan dan Al-Husain pernah salat di belakang Marwan ketika Marwan menjabat Walikota Madinah.
Marwan pernah menjadi Sekretaris Utsman bin Affan, bergabung dengan Pasukan Jamal, berbaiat kepada Ali dan tidak terlibat pertempuran Shiffin bersama Muawiyah.
Baca juga: Lelaki Zuhud Ini Tolak Pinangan Khalifah Abdul Malik bin Marwan
Pada masa kekhalifahan Muawiyah, Marwan beberapa kali menjabat menjadi walikota Madinah bergantian dengan Sa’id Al-Ash.
Ia yang pertama kali menyatukan ukuran standar sha’, yang kemudian dikenal dengan sha’ Marwan (1 sha adalah 4 mud, kl 3 kg).
Politik Marwan
Marwan meriwayatkan hadis dari Rasulullah tentang perjanjian Hudaibiyah. Ia juga meriwayatkan hadits dari sejumlah sahabat senior (Umar, Utsman, Ali, Zaid, dan Busairah).
Baca juga: Kisah Muawiyah bin Yazid Menolak Menjadi Khalifah karena Trauma
Sejumlah tabi’in meriwayatkan hadis darinya: Abdul Malik, Sahl bin Sa’ad, Sa’ad bin Musayyab, Urwah bin Az-Zubair, Ali bin Al-Husain, Mujahid, dan sebagainya.
Marwan disebut sebagai pemimpin pemuda Quraisy.
Pascapertempuran Jamal, Ali bin Abi Thalib bertanya tentang kabar Marwan yang bergabung dengan pasukan Jamal, “Sungguh aku merasa kasihan kepadanya. Ia adalah salah satu pemimpin pemuda Quraisy.”
Ad-Dzahabi berkata: “Ia (Marwan) adalah orang yang ksatria, pemberani, cerdik, dan cerdas.”
As-Syafi’i meriwayatkan bahwa Al-Hasan dan Al-Husain pernah salat di belakang Marwan ketika Marwan menjabat Walikota Madinah.
Marwan pernah menjadi Sekretaris Utsman bin Affan, bergabung dengan Pasukan Jamal, berbaiat kepada Ali dan tidak terlibat pertempuran Shiffin bersama Muawiyah.
Baca juga: Lelaki Zuhud Ini Tolak Pinangan Khalifah Abdul Malik bin Marwan
Pada masa kekhalifahan Muawiyah, Marwan beberapa kali menjabat menjadi walikota Madinah bergantian dengan Sa’id Al-Ash.
Ia yang pertama kali menyatukan ukuran standar sha’, yang kemudian dikenal dengan sha’ Marwan (1 sha adalah 4 mud, kl 3 kg).
Politik Marwan
Lihat Juga :