Sunah Menurut Kaum Syiah Rafidah yang Gemar Memaki Sahabat Nabi

Sabtu, 05 Oktober 2024 - 09:24 WIB
Memaki Sahabat Nabi

Kaum Rafidhah selalu mengecam para sahabat, karena mereka dipandang melawan nash yang menetapkan kepemimpinan 'Ali ibn Abi Thalib. Bahkan kaum Rafidhah telah mengkafirkan para sahabat karena mereka dipandang tidak membai'at kepada 'Ali, para sahabat dianggap telah bersalah, kecuali sekelompok kecil dari mereka, yaitu sekitar 10 orang, di antaranya termasuk para sahabat yang ditetapkan akan masuk sorga dan sahabat yang melakukan Bay'at ar-Ridhwan, yaitu orang-orang yang dinyatakan oleh Allah dalam ayat: "Sesungguhnya Allah telah rela terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon ( QS, al-Fath , 48:18)." Di dalam hadits disebutkan: Tidak akan masuk neraka orang-orang yang berbai'at di bawah pohon (riwayat Muslim).

Di antara sahabat terkemuka yang mereka kecam adalah Abu Bakar dan ' Umar bin Khattab . Mereka diberi gelar sebagai berhala Quraisy, yang bernama al-Jibt dan Thaghut. Kecaman mereka terhadap Abu Bakar dan 'Umar, serta terhadap para Ibunda Kaum Beriman, yaitu 'A'isyah dan Hafshah, merupakan sebagian dari ibadah dan rukun shalat mereka.

Baca juga: Sunah Menurut Kaum Rafidhah, Hadis yang Diriwayatkan Para Imam

Padahal Allah sendiri memuji para sahabat yang terdahulu (as-sabiqun al-awwalun), baik sahabat Muhajir maupun Anshar. Allah berfirman: "Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah ( QS at-Taubah , 9:110)." Ayat yang lain berbunyi: "Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), berdoa: Ya Tuhan kami, beri ampun kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman ( QS al-Hasyr , 59:10)."

Adapun kaum Rafidhah, mereka itu tidak memintakan ampun untuk mereka. Sebaliknya, mereka justru membenci. Padahal, mereka diperintahkan untuk memintakan ampun untuk sahabat-sahabat Nabi. RasulullahSAW sendiri bersabda: "Janganlah kamu memaki sahabat-sahabatku. Seandainya kamu bersedekah emas sebesar gunung Uhud, itu belum senilai sedekah mereka, walaupun hanya satu mudd atau separuhnya." (diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!