Ngabuburit di 10 Wisata Religi Terbaik Indonesia yang Kaya Budaya dan Kearifan Lokal
Sabtu, 01 Maret 2025 - 09:59 WIB
7. Masjid Cheng Ho
Masjid Cheng Ho, yang berlokasi di Surabaya, memiliki arsitektur khas Tiongkok dengan perpaduan budaya Islam dan Tionghoa. Warna merah dan hijau, ornamen pagoda, serta aksara Mandarin menjadikannya unik. Desainnya terinspirasi dari kelenteng dengan atap melengkung dan ukiran khas, menyerupai Masjid Niu Jie di Beijing. Gapura megah dengan ornamen naga serta kaligrafi Arab dan Mandarin melambangkan harmoni antarbudaya. Dibangun untuk menghormati Laksamana Cheng Ho, pelaut Muslim dari Dinasti Ming, masjid ini mulai dibangun pada 2002 dan diresmikan pada 2003. Kini, selain sebagai tempat ibadah, masjid ini menjadi simbol keberagaman dan toleransi.
8. Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman, yang terletak di pusat Banda Aceh, adalah simbol kejayaan Islam di Tanah Rencong. Arsitekturnya megah dengan tujuh kubah, empat menara, serta kolam besar yang mengingatkan pada Taj Mahal. Gaya Mughal berpadu dengan sentuhan khas Aceh, terlihat dari kubah hitam ikonik, dinding berukir, dan halaman luas dengan payung hidrolik seperti di Masjid Nabawi. Masjid ini tetap kokoh saat tsunami 2004, menunjukkan ketahanannya. Dibangun pada 1612 oleh Sultan Iskandar Muda, masjid ini telah mengalami beberapa renovasi dan kini menjadi destinasi wisata religi utama di Indonesia.9. Makam Sunan Ampel
Makam Sunan Ampel di Surabaya adalah destinasi wisata religi yang sering dikunjungi karena peran penting Sunan Ampel dalam penyebaran Islam di Jawa. Arsitekturnya khas abad ke-15 dengan perpaduan gaya Jawa dan Arab, termasuk gapura berukir Majapahit dan Masjid Sunan Ampel yang megah dengan pilar kayu jati asli. Di dalam kompleks juga terdapat sumur tua yang diyakini memiliki air berkah. Makam ini memiliki makna spiritual mendalam, mencerminkan ajaran Moh Limo dan menjadi simbol perkembangan awal Islam di Jawa Timur.10. Makam Syekh Maulana Ibrahim
Makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi terletak di Dusun Gesikharjo, Desa Gesik, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kompleks makam ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi yang penting di Indonesia, karena peran Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi dalam penyebaran Islam di Jawa pada abad ke-15. Keunikan makam ini terletak pada arsitektur tradisional yang memadukan unsur Jawa dan Islam.
Di dalam kompleks, terdapat tiga gerbang paduraksa atau kori agung yang dulunya merupakan pintu masuk menuju masjid. Selain itu, terdapat pendopo kecil yang dahulu digunakan sebagai tempat diskusi oleh Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi dan murid-muridnya. Kini, kompleks makam ini dikelola oleh masyarakat setempat melalui Yayasan Masjid Ibrohim Asmoroqondi dan menjadi salah satu destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.
Menelusuri 10 destinasi wisata religi terbaik di Indonesia mengungkap kekayaan budaya dan kearifan lokal yang tersebar di seluruh Nusantara. Setiap tempat menawarkan pengalaman spiritual yang unik, memperkaya pemahaman kita akan keragaman tradisi dan sejarah bangsa. Dengan mengunjungi situs-situs ini, kita tidak hanya memperdalam iman, tetapi juga turut melestarikan warisan leluhur yang berharga. M/G Alya Ramadhanty Vardiansyah
Baca juga: 6 Tempat Wisata Religi di Jakarta untuk Ngabuburit Menunggu Buka Puasa
(wid)
Lihat Juga :